Berita Aceh Singkil
Memasuki Hari ke-5, Nelayan Tenggelam di Aceh Singkil belum Ditemukan
Asalman (41) nelayan asal Ujung Sialit, Kecamatan Singkil Utara, Kabupaten Aceh Singkil, yang tenggelam di laut 31 Mei 2022 lalu belum ditemukan
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Muhammad Hadi
Korban berjuang menyelamatkan diri dengan cara berenang.
Di tengah situasi darurat melintas bagan apung milik Ibezaro Telaumbanua (47) penduduk setempat. Ibezaro langsung memberikan pertolongan.
Sayangnya hanya Erwin Kristian dan Eliesi yang selamat. Sementara Asalman tak tertolong.
Baca juga: Ikhlaskan Eril,Ridwan Kamil Tulis Pesan Menyayat Hati Untuk Sungai Aare: Kutitipkan Jasad Anak Kami
Sebelum menghilang tubuh Asalman sempat terlihat dalam posisi telungkup mengapung di laut.
Sayang ketika hendak diselamatkan ombak besar kembali menerjang, sehingga Asalman terlepas dari genggaman Erwin.
"Karena badai begitu keras menghantam mereka akhirnya si korban lepas dari pegangan anaknya setelah dicoba di angkat ke atas bagan.
Dan terus dilakukan pencarian namun tidak kelihatan lagi," kata Risman Zega warga Ujung Sialit.
Gagal selamatkan sang ayah, Erwin dan Ibezaro segera memberitahu warga. Upaya pencarian kembali dilakukan hingga menjelang pagi, namun tidak membuahkan hasil.(*)
Baca juga: Rp 154 Miliar APBA Ludes Untuk KIA Ladong, Pansus LKPJ: Hanya Ada Air Tebu dan Air Kelapa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pencarian-nelayan-hilang-di-aceh-singkil.jpg)