Berita Lhokseumawe
Sapi yang Terjangkit PMK di Lhokseumawe Terus Bertambah
data Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian, dan Pangan (DKPPP) Lhokseumawe, jumlah sapi yang terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terus bertambah
Penulis: Saiful Bahri | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe
SERAMBiNEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Sesuai data Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian, dan Pangan (DKPPP) Lhokseumawe, jumlah sapi yang terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terus bertambah.
Bahkan dalam tiga hari ini terakhir ini, ada penambahan 15 ekor sapi yang terjangkit PMK.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPPP Kota Lhokseumaaez Drh Afrizal, Senin (6/6/2022), kembali menyebutkan, penemuan sapi terjangkit PMK di Lbokseumawe dimulai pada awal Mei 2022 lalu.
Dimana saat diketahui bahwa sudah ada sapi di Aceh Tamiang yang terjangkit PMK, maka pihaknya langsung turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan.
Sehingga pada tahap awal, pihaknya menemukan ada 13 sapi yang suspect PMK di wilayah Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe.
Atas temuan tersebut, maka pihaknya langsung melaporkan ke ISIKHNAS atau ke sistem informasi kesehatan hewan Indonesia.
Baca juga: 6.171 Ternak Sembuh dari PMK, Sebanyak 17.568 Ekor Terjangkit di Aceh
Selanjutnya turun tim dari Balai Veteriner Medan, Sumatera Utara, untuk melakukan pemeriksaan terhadap 10 sapi yang suspect.
"Satu pekan kemudian keluar hasil pemeriksaan, dan dinyatakam ke 10 ekor sapi tersebut positif terjangkit PMK," katanya.
Didasari hasil tersebut, maka pihaknya langsung mengarahkan petugas secara besar-besaran untuk melakukan pemeriksaan terhadap ternak yang ada di seluruh wilayah Kota Lhokseumawe.
Baca juga: Setelah Prabowo, Giliran SBY Mengunjungi Surya Paloh di NasDem Tower
Hingga saat itu, sudah ditemukan 256 ekor sapi terjangkit PMK yang tersebar di seluruh kecamatan yang ada di wilayah Kota Lbokseumawe.
Terbanyak di Kecamatan Muara Dua dan Kecamatan Blang Mangat.
"Pada Jumat atau tiga hari lalu, jumlah sapi yang terjangkit PMK 241 ekor. Sekarang sudah 256 ekor. Artinya, dalam tiga hari ini bertambah 15 ekor," paparnya.
Dari 256 ekor sapi yang positif terjangkit PMK, dua diantaranya telah mati dan dua ekor dipotong paksa.(*)
Baca juga: 2 Warga Aceh Tamiang Dituntut Hukuman Mati, Keluarga Menangis Ceritakan Kondisi Adiknya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kepala-bidang-peternakan-dan-kesehatan-hewan-dkppp-kota-lhokseumawe_drh-afrizal.jpg)