Berita Aceh Utara
267 JCH Aceh Utara Dipeusijuek di Masjid Agung Baiturrahim
267 Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Aceh Utara, Rabu (8/6/2022), dipeusijuek (ditepungtawari) diMasjid Agung Baiturrahim Lhoksukon, Aceh Utara
Penulis: Jafaruddin | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Jafaruddin I Aceh Utara
SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Sebanyak 267 Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Aceh Utara, Rabu (8/6/2022), dipeusijuek (ditepungtawari) di Masjid Agung Baiturrahim Lhoksukon, Aceh Utara.
Peusijuek merupakan adat masyarakat Aceh dalam melepas kepergian jamaah haji yang hendak menunaikan rukun Islam kelima.
Peusijuek diawaliTgk H Muzakir Abdullah (Waled Lapang) dan Hj Ummi Warnidah.
Kegiatan itu turut dihadiri oleh jajaran pejabat Forkopimda Aceh Utara, Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Utara Tgk H Abdul Manan, Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Utara Tgk M Idris Thaib, SE.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Utara Drs H Maiyusri, para Kepala Kantor KUA se-Aceh Utara, paracamat dan pejabat terkait lainnya.
Baca juga: 12 Tahun Menunggu, Kakek Abdurrani dari Abdya Gagal Berangkat Haji: Semoga Ada Keajaiban
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Aceh Utara Drs H Maiyusri MAg selaku Kepala Staf Penyelenggara Haji dan Umrah Kabupaten Aceh Utara menyebutkan, prosesi peusijuek tersebut sudah menjadi tradisi sebelum hamba Allah diberangkatkan ke Tanah Suci, yang dilakukan Pemkab Aceh Utara.
Menurut Maiyusri, berdasarkan peraturan yang dikeluarkan oleh Kerajaan Arab Saudi tentang kuota haji tahun 2022, bahwa persyaratan JCH tahun 2022 untuk seluruh dunia dibatasi usia.
“Batas usia yang dibolehkan untuk melaksanakan ibadah haji tahun ini oleh Kerajaan Arab Saudi 65 tahun ke bawah.
Bagi bapak dan ibu yang usianya di atas 65 tahun tidak perlu bersedih hati. Insya Allah tahun depan sudah bisa diberangkatkan ke tanah suci,” ungkap Maiyusri.
Baca juga: Politeknik Lhokseumawe Kirim Empat Mahasiswa Ke Amerika dan Tiga Negara Uni Eropa
Pada kesempatan itu, Maiyusri kembali menginformasikan kepada seluruh masyarakat Aceh Utara, bahwa manasik haji untuk tingkat kecamatan telah dilaksanakan pihaknya sebanyak 4 kali pertemuan di 5 titik lokasi yang terpisah yang dipusatkan di ibukota beberapa kecamatan.
“Semoga dengan berbagai persiapan termasuk mental, seluruh Calhaj kita telah siap untuk diberangkatkan,” katanya.
Maiyusri berharap seluruh JCH Aceh Utara telah menguasai berbagai pengetahuan tentang pelaksanaan haji.
Dengan demikian, didoakan agar seluruh JCH Aceh Utara selalu dalam kondisi sehat.
Bupati Aceh Utara diwakili Kepala Dinas Syariat Islam Tgk M Idris SE, dalam sambutannya mengatakan keberangkatan jamaah Calhaj tahun ini patut disyukuri.
Karena seperti yang telah diketahui, pelaksanaan ibadah haji dua tahun sebelumnya dibatalkan karena pertimbangan keselamatan dan kesehatan seluruh jamaah.
Karena saat itu sedang memuncaknya situasi pandemi Covid-19.
Baca juga: Ini Fakta Baru Terungkap Dalam Sidang Perdana Kasus Penembakan Eks Kombatan GAM
Tahun ini, lanjutnya, Pemerintah Arab Saudi telah mengumumkan terbukanya kuota bagi jamaah Haji Indonesia, sehingga semua patut mensyukuri.
“Abu-Abu dan Ummi semuanya yang masuk ke dalam rombongan dalam kuota wajib bersyukur, yang diwujudkan dengan tetap menjaga kesehatan serta beribadah dengan sebaik-baiknya,” harap Tgk Idris.
Kepada seluruh JCH, pihaknya berpesan agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan dan pola hidup sehat secara disiplin, sehingga keseluruhan rangkaian ibadah haji dapat ditunaikan dengan baik.
Meski dinilai telah kondusif, namun Covid-19 masih ada dan keberadaannya sangat nyata, meskipun kita tidak menyadarinya.
Baca juga: Pengusaha Aceh Ini Geluti Usaha Daster Hingga Tembus Pasar Internasional, Omzet Capai Rp 1 M/Bulan
Para JCH merupakan hamba-hamba istimewa yang sudah dipilih oleh Allah SWT untuk diberangkatkan menuju rumah Allah, yaitu Baitullah di Mekkah Al-Mukarramah dan Madinatul Munawwarah.
Sebagai tamu Allah tentu mempunyai hak-hak dan kewajiban yang istimewa pula.
Oleh karenanya, manfaatkanlah hak-hak yang istimewa tersebut dengan sebaik-baiknya.
Kegiatan peusijuek JCH ini turut diisi dengan tausyiah disampaikan oleh Tgk H Abdul Manan (Abu Manan Blang Jruen) yang merupakan Ketua MPU Aceh Utara.
Abu Manan mengingatkan seluruh jamaah Calhaj yang akan melaksanakan ibadah haji agar senantiasa melaksanakan ibadah dengan baik dan benar sesuai tuntunan agama.
Pihaknya berharap dan mendoakan semua jamaah calon Haji Aceh Utara dapat menjadi haji yang mabrur dan pribadi yang lebih baik nantinya.(*)
Baca juga: Putin, Ukraina, dan Perang Dunia 3 (XXVI) - Damai vs Adil, dan Keterbelahan Eropa