Breaking News:

Berita Aceh Singkil

Tahun Depan Pegawai Honor Dihapus, Ledakan Pengangguran "Hantui" Aceh Singkil 

Kondisi tersebut, bakal berdampak pada ledakan pengangguran di kabupaten itu. Tak tanggung-tanggung, jumlah pengangguran mencapai 4.000 orang.

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/ DEDE ROSADI
Peserta ujian CPNS Aceh Singkil, melakukan registrasi pada tahun 2021 lalu. 

Kondisi tersebut, bakal berdampak pada ledakan pengangguran di kabupaten itu.  Tak tanggung-tanggung, jumlah pengangguran mencapai 4.000 orang.

Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Tahun depan pegawai honor dan bakti di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil, bakal dihapus.

Kondisi tersebut, bakal berdampak pada ledakan pengangguran di kabupaten itu. 

Tak tanggung-tanggung, jumlah pengangguran mencapai 4.000 orang.

Hal ini berdasarkan data jumlah pegawai honor dan tenaga bakti di satuan kerja perangkat kabupaten (SKPK), kantor camat dan sekolah di Kabupaten Aceh Singkil sebanyak 4.000 orang. 

Penghapus tenaga honorer berlaku pada 28 November 2023. Hal ini sesuai surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo Nomor B/185/M.SM.02.03/2022 yang diundangkan pada 31 Mei 2022.

Dalam surat tersebut, Menteri Tjahjo menyatakan jika pegawai ASN hanya terdiri atas PNS dan PPPK.

Lalau apa kebijakan dan strategi Pemkab Aceh Singkil menyikapi penghapusan pegawai honor? 

Baca juga: Aceh Utara Kaji Penghapusan Honorer, Kepala BPBD: Setiap Tahun Gaji Mereka Lebih Rp 30 Miliar

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Aceh Singkil, Ali Hasmi, Rabu (8/6/2022) mengatakan, pihaknya telah menggelar rapat bersama SKPK. 

Hasil rapat antaralain, melakukan identifikasi pegawai honor dan bakti.

Hasil identifikasi selanjutnya diusulkan kepada Menteri PANRB untuk direkrut menjadi ASN baik jalur CPNS maupun pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Kemudian disepakati Pemkab Aceh Singkil, memberikan pelatihan kemampuan (skill) kepada pegawai honor dan bakti. 

Tujuannya sebut Ali Hasmi, agar pegawai honor dan bakti memiliki keahlian.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved