Rabu, 13 Mei 2026

Internasional

Mantan Diplomat India Peringatkan Pemerintah, Negara Islam Marah Besar

Seorang mantan Diplomat India memberi peringatan kepada Pemerintah India yang dipimpin Narendra Modi.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP
Para demonstran menuntut penangkapan Nupur Sharma, juru bicara (jubir) Partai Bharatiya Janata (BJP) di India, Rabu (8/6/2022). 

SERAMBINEWS.COM, DUBAI - Seorang mantan Diplomat India memberi peringatan kepada Pemerintah India yang dipimpin Narendra Modi.

Talmiz Ahmad, seorang diplomat India, Kamis (9/6/2022) mengatakan Modi sedang menghadapi ujian diplomatik terberatnya dalam sembilan tahun kekuasaannya.

Dia mengatakan negara-negara Islam mendidih dengan kemarahan.

Bahkan, negara-negara Muslim menyuarakan kecaman atas pernyataan meremehkan yang dibuat oleh pejabat partai BJP yang berkuasa tentang Nabi Muhammad SAW selama debat TV baru-baru ini.

Disebutkan, sebanyak 16 negara mayoritas Islam menyatakan keberatan melalui tweet, pernyataan resmi, atau memanggil duta besar India,

BJP terpaksa menangguhkan Nupur Sharma, juru bicara nasional partai, dan mengusir pejabat lain untuk tangkapan layar komentar ofensifnya dalam sebuah tweet.

Baca juga: Polisi India Tangkap Ketua Pemuda Partai Bharatiya Janata, Posting Anti-Muslim di Medsos

Sebelumnya, protes di kota Kanpur di India utara terhadap komentarnya menyebabkan lebih dari 40 orang terluka.

Seusai Kepala menteri Negara Bagian Uttar Pradesh, seorang garis keras nasionalis Hindu, menyerang keras para demonstran.

Nupur Sharma, juru bicara nasional BJP yang pidato kebenciannya telah menyebabkan bentrokan di India dan protes oleh negara-negara Muslim di seluruh dunia.

Pernyataan Sharma, yang dibuat pada 27 Mei 2022 selama debat TV tentang perselisihan yang didengar di pengadilan, mendapatkan perhatian.

Klip meledak seusai dibagikan di Twitter oleh seorang jurnalis dan pemeriksa fakta.

Setelah pemecatannya, dia menulis menarik pernyataannya tanpa syarat dan tidak pernah ada niat untuk menyakiti perasaan agama siapa pun.

Baca juga: Alasan Gubernur Aceh Hentikan Kegiatan Dubes India: Kita Keberatan 2 Politisi India Menghina Islam

Tetapi banyak yang melihat permintaan maafnya sudah terlambat.

Sejumlah mantan diplomat India sejak itu berbicara tentang insiden itu.

Mereka memperingatkan krisis hubungan India dengan dunia Islam adalah serius.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved