Minggu, 3 Mei 2026

Luar Negeri

Warga Thailand Diizinkan Tanam Ganja di Rumah, Dihapus dari Daftar Narkotika Terlarang

Thailand melonggarkan aturannya tentang ganja dengan menghapusnya dari daftar narkotika terlarang.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami

Bisnis semacam itu berharap dapat menarik bisnis dari turis asing, yang jumlahnya turun drastis selama pandemi tetapi perlahan kembali.

Penghapusan ganja dari daftar narkotika Thailand juga akan membuka jalan bagi tahanan yang dihukum dalam kasus terkait ganja untuk dibebaskan, dan catatan kriminal mereka dihapus, menurut media lokal.

Rancangan undang-undang baru tentang pengendalian ganja, yang mencakup perincian tentang produksi dan penggunaan komersialnya, saat ini sedang dipertimbangkan di parlemen.

 

Bagi-bagi Ganja Untuk Menarik Kunjungan Wisatawan

Pemerintah Thailand bersiap membagikan seribu tanaman ganja ke masyarakat di Buriram.

Ganja tersebut bakal dibagikan pada Jumat (10/6/2022), sehari setelah Thailand melegalkan penggunaan ganja.

Menteri Kesehatan Thailand Anutin Charnvirakul mengatakan, pemberian ganja gratis itu bakal dilakukan di Sirkuit Internasional Chang sampai pada Minggu (12/6/2022).

Charnvirakul juga mengatakan, pemberian seribu ganja ini dilakukan untuk mengawali kampanye pembagian satu juta bibit ganja kepada masyarakat.

Sebagaimana diberitakan Bangkok Post, Thailand akan melakukan dekriminalisasi ganja pada Kamis (9/6/2022).


Masyarakat Thailand diizinkan untuk menanam ganja di rumah untuk dimasak dan tujuan medis.

Walaupun demikian, masyarakat yang ingin menanam ganja untuk tujuan komersial membutuhkan izin dari pemerintah.

"Kita berada pada titik krusial di mana kita membuat sejarah.

Namun, kita harus menyadari pentingnya penggunaan ganja yang sesuai," kata Charnvirakul.

Ia lalu berucap,"Kami tidak akan pernah mengembalikan (status legalisasi) ganja.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved