Breaking News:

Tes Corona

Amerika Serikat Hapus Tes Covid-19 bagi Penumpang Pesawat yang Datang, Ini Alasannya

Kebijakan tersebut mulai berlaku sejak Minggu (12/6/2022) pukul 12.01, setelah lobi keras dari maskapai penerbangan dan industri...

Editor: Eddy Fitriadi
AP/Basilio Sepe
ILUSTRASI turis asing di bandara internasional. Amerika Serikat Hapus Tes Covid-19 bagi Penumpang Pesawat yang Datang, Ini Alasannya. 

SERAMBINEWS.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menghapus persyaratan tes Covid-19 sebelum keberangkatan bagi penumpang pesawat terbang yang datang ke negara tersebut.

Kebijakan tersebut mulai berlaku sejak Minggu (12/6/2022) pukul 12.01, setelah lobi keras dari maskapai penerbangan dan industri perjalanan.

Pemerintah AS mengumumkan pada Jumat (10/6/2022) bahwa Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) tidak akan lagi memerlukan pengujian Covid-19 pra-keberangkatan untuk pelancong yang datang ke AS.

Hal itu ditentukan berdasarkan ilmu pengetahuan dan data bahwa persyaratan tersebut tidak lagi diperlukan.

"Namun CDC akan melakukan penilaian ulang atas keputusan ini dalam 90 hari," kata seorang pejabat di pemerintahan Biden seperti dikutip Reuters.

Pengumuman itu datang saat musim perjalanan di musim panas yang sibuk dimulai dan operator penerbangan sudah bersiap untuk mencatat rekor permintaan.

Maskapai telah mengatakan bahwa banyak orang Amerika tidak bepergian ke luar negeri karena kekhawatiran mereka akan dinyatakan positif dan terdampar di luar negeri.

Sejak Desember tahun lalu, CDC telah mewajibkan para pelancong untuk melakukan tes negatif dalam satu hari sebelum penerbangan ke Amerika Serikat tetapi tidak memerlukan pengujian untuk penyeberangan perbatasan darat.

"Jika ada kebutuhan untuk mengembalikan persyaratan pengujian pra-keberangkatan, termasuk karena varian baru, CDC tidak akan ragu untuk bertindak," kata pejabat tersebut.

Banyak negara di Eropa dan di tempat lain telah membatalkan persyaratan tes Covid-19 sebelum keberangkatan ini.

CDC masih mengharuskan sebagian besar warga negara non-AS untuk divaksinasi Covid-19 saat melakukan perjalanan ke Amerika Serikat.

Kepala Eksekutif American Airlines Robert Isom mengatakan pekan lalu di sebuah konferensi bahwa persyaratan pengujian Covid-19 "tidak masuk akal" dan "menekan" perjalanan liburan dan bisnis.

Isom mengatakan, 75 % negara yang dilayani Amerika tidak memiliki persyaratan pengujian.

Kepala Eksekutif Delta Air Lines Ed Bastian mengatakan kepada Reuters pekan lalu bahwa membatalkan persyaratan tes Covid-19 akan meningkatkan perjalanan. Dia mengatakan 44 dari 50 negara yang dilayani Delta tidak memerlukan pengujian Covid-19.

"Kami tahu ini akan membantu mendorong dan mendorong pelancong untuk pergi ke luar negeri, membawa lebih banyak perdagangan, lebih banyak bisnis, jadi semoga mereka segera menyelesaikannya," jelas Bastian.(*)

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul "AS Hapus Tes Covid-19 Bagi Penumpang Pesawat yang Datang ke AS"

Sumber: Kontan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved