Berita Banda Aceh
Diresmikan Gubernur, Gedung BACH Berubah Nama Jadi Balee Meuseuraya Aceh
Dipakainya Meuseuraya sebagai nama gedung itu karena kata tersebut sudah lama melekat dalam kehidupan masyarakat Aceh
Dipakainya Meuseuraya sebagai nama gedung itu karena kata tersebut sudah lama melekat dalam kehidupan masyarakat Aceh.
Meuseuraya dapat dimaknai bekerja secara kolektif, bahu-membahu membantu orang lain yang membutuhkan, atau melakukan sesuatu yang berhubungan dengan hajat orang banyak dengan kerja yang sifatnya gotong royong.
DUA gedung yang megah, terkenal, dan kerap dipakai untuk acara pemerintahan hingga pesta pernikahan di Banda Aceh yaitu Gedung Banda Aceh Convention Hall (BACH) dan Gedung Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW), resmi berubah nama.
Perubahan nama dua gedung tersebut diresmikan Gubernur Aceh, Ir H Nova Iriansyah MT, Sabtu (11/6/2022).
Acara itu turut dihadiri oleh sejumlah pejabat Pemerintah Aceh.
Kemarin, Gubernur meresmikan penabalan nama Balee Meuseuraya Aceh dan Balee Keurukon Inong Aceh.
Balee Meuseuraya Aceh sebelumnya bernama Gedung Banda Aceh Convention Hall (BACH) yang berlokasi di kawasan Lampineung atau tepatnya di seberang jalan depan Kantor Gubernur Aceh.
Sedangkan Gedung Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) diresmikan dengan nama baru Balee Keurukon Inong Aceh.
Lokasinya bersebelahan dengan Balai Kota Banda Aceh.
Peresmian nama baru kedua gedung itu dipusatkan di Balee Meuseuraya Aceh.
Baca juga: Catat! Lokasi Vaksinasi Pindah ke Museum Rumoh Aceh Mulai Kamis Besok, BACH Resmi Ditutup
Baca juga: Sebanyak 345 Orang Divaksin Covid-19 di BACH Hari Ini, Total Sudah Capai 90.336 Orang
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Ketua DPRA, Dalimi, Sekda Aceh, Taqwallah, dan sejumlah kepala SKPA.
Gubernur dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur karena Aceh sudah memiliki dua aset berharga, yang keberadaannya diharapkan dapat berperan penting dalam menunjang kerja-kerja pemerintahan.
Menurutnya, gedung dan bangunan merupakan salah satu komponen aset tetap yang sangat besar nilainya bagi pembangunan daerah.
Karena itu, kegunaan dan kemanfaatan aset tersebut diharapkan betul-betul dapat dirasakan oleh pemerintah dan masyarakat.
Nova berpesan agar aset yang ada tersebut agar dimanfaatkan dengan baik, karena dapat memberi kontribusi terhadap pendapatan daerah.