Berita Banda Aceh
Diresmikan Gubernur, Gedung BACH Berubah Nama Jadi Balee Meuseuraya Aceh
Dipakainya Meuseuraya sebagai nama gedung itu karena kata tersebut sudah lama melekat dalam kehidupan masyarakat Aceh
Bahkan, memberikan manfaat ekonomi maupun sosial kepada masyarakat, serta mengurangi beban anggaran daerah terkait belanja pemeliharaan aset dimaksud.
"Saya berharap kedua gedung ini dapat digunakan dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan fungsi dan peruntukan masing-masing," pesan Gubernur.
Balee Meuseuraya Aceh sebelumnya pernah dijadikan sebagai tempat pelaksanaan beberapa event besar level nasional, salah satunya Muktamar Ikatan Dokter Indonesia (IDI).
Gedung ini juga sempat menjadi tempat pelaksanaan vaksinasi massal Covid-19 yang dilaksanakan Pemerintah Aceh untuk masyarakat sebelum dipindahkan ke Museum Aceh.
Asisten III Sekda Aceh, Iskandar AP, yang juga hadir di lokasi itu menjelaskan, pemilihan nama Balee Meuseuraya Aceh bagi gedung itu sudah melalui beberapa tahapan, dimulai dari sayembara yang diikuti oleh SKPA-SKPA, hingga akhirnya muncullah nama tersebut yang diusulkan oleh pihak Keurukon Katibul Wali Nanggroe Aceh.
Dipakainya Meuseuraya sebagai nama gedung itu karena kata tersebut sudah lama melekat dalam kehidupan masyarakat Aceh.
Meuseuraya dapat dimaknai bekerja secara kolektif, bahu-membahu membantu orang lain yang membutuhkan, atau melakukan sesuatu yang berhubungan dengan hajat orang banyak dengan kerja yang sifatnya gotong royong.
Meuseuraya merupakan sebuah tradisi yang sudah dipraktekkan oleh para indatu secara turun-temurun dan diharapkan spirit tersebut dapat melekat erat pada gedung itu nantinya. (dan)
Baca juga: 88.288 Orang Divaksin di BACH
Baca juga: Pemko Berharap BACH Dihibahkan