Selasa, 12 Mei 2026

Berita Bener Meriah

Cegah PMK, Babinsa, Penyuluh dan Aparatur Desa Cek Kesehatan Hewan

Pengecekan kesehatan hewan ternak itu berlangsung di salah satu penjual ternak di Kampung Bener Mulie, Kecamatan Wih Pesam

Tayang:
Penulis: Budi Fatria | Editor: Nur Nihayati
Istimewa
Babinsa bersama penyuluh dan aparatur desa melakukan pengecekan hewan ternak yang dijual di pasar guna mencegah PKM di Kecamatan Wih Pesam, Bener Meriah, Selasa (21/6/2022) 

Pengecekan kesehatan hewan ternak itu berlangsung di salah satu penjual ternak di Kampung Bener Mulie, Kecamatan Wih Pesam

Laporan Budi Fatria | Bener Meriah

SERAMBINEWS.COM, REDELONG - Guna mencegah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Bener Meriah, Babinsa bersama penyuluh dan aparatur desa melakukan pengecekan hewan ternak.

Pengecekan kesehatan hewan ternak itu berlangsung di salah satu penjual ternak di Kampung Bener Mulie, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah, Selasa (21/6/2022).

Dandim 0119/BM, Letkol Inf Eko Wahyu Sugiarto melalui Danramil 02/WPS, Kapten Inf Trimo SH dalam keterangan resminya mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mengecek dan mendeteksi PKM pada hewan ternak yang dijual di pasar.

Baca juga: Polisi Lakukan Lockdown Lokal, Cegah Penyebaran Penyakit Kuku dan Mulut Hewan Ternak

“Ini adalah upaya kita untuk mencegah PMK pada hewan ternak yang ada di wilayah Bener Meriah khususnya Kecamatan Wih Pesam,” ujarnya.

Menurutnya, memang dalam pengecekan tersebut, tidak ditemukan adanya penyakit mulut dan kuku maupun penyakit lainnya pada hewan ternak yang dijual di pasar.

“Secara keseluruhan usai di cek oleh petugas, kondisi hewan ternak dalam keadaan sehat dan layak untuk dijual," sebut Danramil.

Baca juga: Kasus PMK Nihil, Stok Hewan Kurban Aman di Aceh Tenggara

Jelasnya lagi, kegiatan ini juga untuk mencegah agar tidak ada pedagang yang menjual hewan ternak yang terjangkit PKM apa lagi ini menjelang Hari Raya Idul Adha.

“Kami bersama dinas terkait gencar mengecek kesehatan hewan yang ada di wilayah ini,” ungkapnya.

Disebutkan, beberapa hari lagi Hari Idul Fitri, dimana masyarakat berqurban, sebab itu pihaknya menghimbau kepada pedagang supaya tidak menjual ternak yang sakit dan mengkarantina jika terdapat hewan ternak bergejala PKM. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved