PMK di Aceh Singkil
BREAKING NEWS - Kasus Pertama, PMK pada Hewan Ternak Ditemukan di Aceh Singkil
Kasus tersebut di temukan di Desa Selok Aceh, Kecamatan Singkil. Temuan kasus PMK masih dugaan, berdasarkan gejala yang dialami hewan ternak.
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nurul Hayati
Kasus tersebut di temukan di Desa Selok Aceh, Kecamatan Singkil. Temuan kasus PMK masih dugaan, berdasarkan gejala yang dialami hewan ternak.
Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Kasus hewan ternak yang diduga terkena penyakit mulut dan kuku (PMK), untuk pertama kalinya ditemuka di Kabupaten Aceh Singkil.
Kasus tersebut di temukan di Desa Selok Aceh, Kecamatan Singkil.
Temuan kasus PMK masih dugaan, berdasarkan gejala yang dialami hewan ternak.
Sebab untuk memastikannya, menunggu hasil uji laboratorium yang dilakukan Balai Veteriner Medan.
"Masih dugaan berdasarkan gejalanya. Untuk pastinya nanti tunggu uji laboratorium," kata Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Aceh Singkil, Kuatno, Rabu (22/6/2022).
Sementara itu di lokasi tim Balai Veteriner Medan, Sumatera Utara di dampingi petugas kesehatan hewan dari Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Aceh Singkil, melakukan pengambilan sampel untuk diuji di laboratorium.
Pengambilan sample oleh Balai Veteriner Medan, turut didampingi Kasi Intel Kejaksaan Negeri Aceh Singkil, Budi Febriandi serta personel kepolisian.
Hasil uji laboratorium diperkirakan akan keluar dalam dua hari kedepan.
Baca juga: Disnak Aceh Obati Sapi Terinfeksi PMK
"Jika tidak ada antrian dua hari sudah selesai," kata Pirman dari Balai Veteriner Medan.
Peroses pengambilan sample dilakukan petugas dengan alat pelindung diri (APD).
Butuh kerja ekstra, sebab hewan meronta.
Menurut Kuatno, hewan ternak yang terindikasi terkena PMK adalah sapi.
Sejauh ini ditemukan di satu titik yaitu, di Desa Selok Aceh.