Senin, 27 April 2026

Berita Pidie

Ratusan Rumah Rusak Akibat Puting Beliung di Pidie Masuk Rehab Rekons

Ratusan rumah rusak dampak bencana alam puting beliung di Pidie akan ditangani dalam rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab rekons), dengan sumber dana

Editor: bakri
For Serambinews.com
Tiang listrik tumbang di ruas jalan Keumala Tangse akibat puting beliung pada Kamis (30/6/2022). 

SIGLI - Ratusan rumah rusak dampak bencana alam puting beliung di Pidie akan ditangani dalam rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab rekons), dengan sumber dana dari Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA).

Plt Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Pidie, Romi Satria PhD kepada Serambi, Rabu (29/6/2022), mengatakan, rumah berjumlah 129 unit yang rusak akibat puting beliung akan ditangani dalam rehab rekon BPBA.

Rumah milik warga yang rusak tidak ditangani lagi dalam bentuk darurat, mengingat waktu darurat selama 14 hari sudah lewat.

Ia menjelaskan, rumah rusak akibat puting beliung berjumlah 129 unit, sesuai dengan data yang masuk dari 13 kantor camat.

Kerusakan yang terjadi rata-rata pada atap rumah yang copot saat angin kencang melanda Pidie beberapa bulan lalu.

" Kita belum mengetahui jadwal penanganan rumah rusak akibat puting beliung.

Namun, data rumah rusak sudah masuk ke BPBA yang ditangani dalam rehab rekons.

Kita aktif menanyakan biar dananya cepat turun," jelasnya.

Romi Satria menyebutkan, petugas APBA nantinya akan melakukan verifikasi terhadap pemilik rumah yang rusak.

Baca juga: Diterjang Puting Beliung, Transportasi Keumala - Tangse Terganggu

Baca juga: Nova Bantu Korban Puting Beliung

Verifikasi petugas BPBA juga dilakukan terhadap sejumlah kios yang rusak, pesantren, pasar Simpang Tiga, dan sarana pemerintah.

Menurutnya, terhadap sebagian rumah rumah rusak yang telah ditangani APBG, nantinya akan diverifikasi petugas BPBA.

Bantuan yang diberikan APBA adalah bahan material berupa seng ukuran delapan kaki yang totalnya 8.000 lembar.

Berikutnya, rabung seng 880 lembar 8 kaki, paku seng berjumlah 360 kotak, paku 4 inc berjumlah 50 kotak, dan paku 2 inc berjumlah 35 kotak.

"Bantuan itu diberikan sesuai tingkat kerusakan rumah.

Sebab, tidak semua rumah yang mengalami kerusakan sama, makanya nanti mereka diverifikasi oleh petugas BPBA," pungkasnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved