Berita Aceh Jaya
12 Mahasiswa dari Berbagai Kampus di Sumatera KKN di Aceh Jaya
Setelah Jambi dan Sumatera Barat, tahun ini Aceh menjadi tuan rumah KKN Melayu Serumpun III dan diamanahkan kepada UIN Ar-Raniry sebagai pelaksana.
Penulis: Riski Bintang | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Riski Bintang | Aceh Jaya
SERAMBINEWS.COM, CALANG - Sebanyak 12 mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Sumatera melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Gampong Lamtui, Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya.
KKN Melayu Serumpun III itu akan dilaksanakan selama 40 hari terhitung sejak 23-31 Juli 2022.
Ketua kelompok KKN Melayu Serumpun Rahmad Muhayat Syah menjelaskan jika kegiatan itu merupakan sebuah pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk mengembangkan potensi suatu daerah baik pariwisata atau budaya.
Setelah Jambi dan Sumatera Barat, tahun ini Aceh menjadi tuan rumah KKN Melayu Serumpun III dan diamanahkan kepada UIN Ar-Raniry sebagai pelaksana.
"Sementara itu Gampong Lamtui yang berada di Kabupaten Aceh Jaya menjadi salah satu tempat pelaksanaan KKN," jelasnya.
Ia mengungkapkan ada sebanyak 12 orang mahasiswa yang akan mengabdi di desa tersebut, dimana para mahasiswa sendiri berasal dari UIN Ar-Raniry Banda Aceh (Rahmad Muhayat Syah, Naqiatul Misqa, Farah Diana Rohim, Alvioni Maulida Putri), UIN Fatmawati Soekarno Bengkulu (M. Rosyid Rabbani), IAIN Metro Lampung (Ginta Dwiki Meliana), UIN Raden Intan Lampung (Silvi Rahmadani), IAIN Lhokseumawe (Muhammad Hanif), UIN Sumatera Utara (Bunayyati Hakimah), dan UIN Raden Fatah Palembang (Togar), UIN Jambi (Dewi Suta Ningsih).
Menurutnya, sesuai dengan tema pelaksanaan KKN serumpun tahun ini, dirinya bersama dengan 11 mahasiswa lainnya akan mengembangkan potensi tudung saji hias yang menjadi warisan budaya setempat.
"Terdapat sebuah warisan budaya khas yang dimiliki oleh Lamtui yakni tudung saji hias atau dalam bahasa setempat disebut dengan sange, insha Allah kita akan membantu masyarakat melakukan pengembangan UMKM," tandasnya.
Dengan terpilihnya Desa Lamtui sebagai lokadi KKN Melayu Serumpun, seluruh anggota KKN kelompok Desa Lamtui berharap kerajinan tudung saji dapat dipasarkan secara luas ke luar daerah.
"Insha Allah kita akan membantu masyarakat di Desa Lamtui untuk bisa mengembangkan potensi tudung saji (Sange) bukan hanya di daerah sendiri tapi bisa pemasaran ke luar daerah," sambung Rahmad.(*)
Baca juga: VIDEO Wakil Menteri Agama di UIN Ar-Raniry Buka KKN Melayu Serumpun PTKIN Se-Sumatera
Baca juga: UIN Ar-Raniry Kirim 10 Mahasiswa pada KKN Melayu Serumpun