Breaking News

Berita Pidie

Kapolres Minta Warga Stop Tambang Ilegal, Anggota DPRA Minta Pemerintah Bentuk Tim Terpadu

Polres Pidie bersama Kodim 0102 Pidie melancarkan patroli gabungan di Kecamatan Geumpang, Jumat (1/7/2022)

Editor: bakri
Kapolres Minta Warga Stop Tambang Ilegal, Anggota DPRA Minta Pemerintah Bentuk Tim Terpadu - patroli-bersama-cegah-tambang-emas-ilegal-di-geumpang-pidie.jpg
FOR SERAMBINEWS.COM
Tambang Ilegal - Personel Polres Pidie dan Kodim 0102 Pidie patroli gabungan di Kecamatan Geumpang, Pidie, Jumat (1/7/2022). Warga diimbau hentikan penambangan emas ilegal
Kapolres Minta Warga Stop Tambang Ilegal, Anggota DPRA Minta Pemerintah Bentuk Tim Terpadu - tni-polri-imbau-warga-hentikan-tambang-emas-ilegal-di-geumpang-pidie.jpg
FOR SERAMBINEWS.COM
Anggota TNI Kodim 0102 Pidie dan Polres Pidie melakukan patroli bersama untuk mengimbau warga hentikan tambang emas ilegal di Geumpang, Jumat (1/7/2022)

SIGLI - Polres Pidie bersama Kodim 0102 Pidie melancarkan patroli gabungan di Kecamatan Geumpang, Jumat (1/7/2022).

Kegiatan itu dilakukan, guna mengajak masyarakat untuk menghentikan (stop) kegiatan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan pegunungan Geumpang.

Patroli gabungan itu dipimpin Pasi Ops Kodim 0102 Pidie, Kapten Inf Samsul Rizal dan Kabag Ops Polres Pidie AKP H G Tanjung SH.

"Patroli gabungan melibatkan personel Polsek dan Koramil Geumpang, untuk menjaga kelestarian dan populasi lingkungan atas penambangan emas tanpa izin yang marak," kata Kapolres Pidie, AKBP Padli SIK dalam rilis dikirim kepada Serambi, Jumat (1/7/2022).

Ia menjelaskan, aktivitas tambang tanpa izin akan merusak alam dengan penggunaan merkuri yang menggenangi air yang mengalir di sungai.

Untuk itu, Kapolres Padli mengajak masyarakat bersama tokoh di Geumpang, agar bersama -sama menjaga dan peduli terhadap kelestarian alam.

"Patroli ini kita maksudkan, agar masyarakat tidak melakukan penambangan emas ilegal, yang menyebabkan alam rusak," tegasnya.

Dampak dari penambangan emas ilegal sangatlah fatal karena bisa menyebabkan banjir, tanah longsor, dan pencemaran lingkungan.

Baca juga: Anggota Komisi II DPRA Minta Tambang Ilegal & Galian C di Agara dan Galus Ditutup

Baca juga: 7 Pelaku dan 3 Alat Berat Diamankan, Polda Aceh Ungkap Kasus Tambang Ilegal Aceh Besar

Sehingga akhirnya merugikan masyarakat secara luas.

"Kita terus mengimbau masyarakat supaya menghentikan kegiatan penambangan emas tanpa izin tersebut, sebelum bencana terjadi.

Kami mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian alam," tambah Kapolres.

Kapolres Padli menambahkan, hasil penelusuran yang dilakukan tim gabungan, di beberapa titik didapati kondisi kerusakan alam sangat parah.

Hal ini dikarenakan adanya kegiatan tambang emas ilegal dengan menggunakan alat berat dan penggalian lubang secara tradisional.

"Kita bersama Kodim 0102 Pidie berkomitmen tinggi bersama tokoh masyarakat setempat untuk saling bahu membahu mengajak semua pihak agar segera menghentikan kegiatan penambangan emas tanpa izin," pungkasnya.

Secara terpisah, anggota DPRA dari Fraksi PNA, M Rizal Falevi Kirani meminta Gubernur Aceh Nova Iriansyah agar diakhir masa jabatannya dapat membentuk tim terpadu yang menanggani persoalan kegiatan pertambangan emas ilegal di Geumpang.

Permintaan ini disampaikan langsung kepada Gubernur Nova dalam rapat paripurna di Gedung Utama DPRA, Jumat (1/7/2022) malam.

Kami cuma mengingatkan kembali apa yang sudah kami sampaikan pada paripurna yang lalu, pada saat itu Pak Gubernur diwakili oleh Pak Sekda.

Ini mengenai pertambangan ilegal yang makin marak, khususnya di dapil (daerah pemilihan) kami, Pidie- Pidie Jaya,@ kata Falevi.

Menurutnya, penertiban tambang ilegal di Geumpang perlu dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan semua pihak.

Setiap satu bulan, Falevi mendapat informasi ada satu orang yang meninggal akibat kecelakaan kerja dan hal itu sudah menjadi hal biasa di lokasi tambang.

AMaka dalam hal ini, saya pikir diakhir sisa masa jabatan Pak Gubernur tidak salahnya untuk membentuk tim terpadu.

Karena (persoalan pertambangan) ini juga berdampak pada PAD (Pendapatan Asli Daerah) dan ini menjadi prospek bagi Pemerintah Aceh untuk hadir ke situ, ujar dia.

Selama ini, sambung Falevi, yang banyak melakukan kegiatan tambang ilegal di Geumpang merupakan pemodal dengan menggunakan alat berat.

Falevi berjanji akan terus mengawal persoalan tersebut sampai terbentuknya tim terpadu.

Saya akan terus menagih sebelum tim terpadu itu terbentuk.

Karena Pemerintah Pidie sudah kewalahan mengatasinya.

Disini Pak Gubernur bisa memerintahkan dinas teknis untuk hadir ke situ (Geumpang) untuk membentuk tim terpadu sehingga kehadiran pemerintah terasa, tutupnya. (naz/mas)

Baca juga: Polres Aceh Jaya Sita Ekskavator di Lokasi Tambang Ilegal

Baca juga: Dewan Sorot Aktivitas Tambang Ilegal di Samping Pekarangan Puskesmas Kajeung Aceh Barat

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved