Berita Lhokseumawe

Kasus Baru PMK di Lhokseumawe, Ada Sapi Berulang Kali Terjangkit PMK

Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian, dan Pangan (DKPPP) Lhokseumawe menemukan kasus baru PMK.

Penulis: Saiful Bahri | Editor: M Nur Pakar
For: Serambinews.com
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPPP Kota Lhokseumawe, Drh Afrizal 

Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBiNEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian, dan Pangan (DKPPP) Lhokseumawe menemukan kasus baru PMK.

Dimana, ditemukan seekor sapi yang telah berulangkali terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) atau kedua kalinya.

Kasus PMK ini ditemukan di kawasan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, pada Minggu (3/7/2022).

Sedangkan secara keseluruhan, jumlah sapi yang telah terjangkit PMK di Kota Lhokseumawe sebanyak1065 ekor.

Dimana sebanyak 11 ekor diantaranya telah mati.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPPP Kota Lhokseumawe, Drh Afrizal menyebutkan penemuan sapi terjangkit PMK di Lhokseumawe dimulai pada awal Mei 2022.

Baca juga: PMK Ditetapkan sebagai Status Keadaan Darurat, Aceh Masuk Kasus Tertinggi

Diketahui, sudah ada sapi di Aceh Tamiang yang terjangkit PMK, maka pihaknya langsung turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan.

Sehingga pada tahap awal, menemukan 13 sapi yang terjangkit PMK di wilayah Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe.

Atas temuan tersebut, maka pihaknya langsung melaporkan ke ISIKHNAS atau ke sistem informasi kesehatan hewan Indonesia.

Selanjutnya turun tim dari Balai Veteriner Medan, Sumatera Utara, untuk melakukan pemeriksaan terhadap 10 sapi yang suspect.

Satu pekan kemudian keluar hasil pemeriksaan, dan dinyatakam ke 10 ekor sapi tersebut positif terjangkit PMK.

Didasari hasil tersebut, maka pihaknya langsung mengarahkan petugas secara besar-besaran untuk melakukan pemeriksaan terhadap ternak yang ada di seluruh wilayah Kota Lhokseumawe.

Baca juga: Antisipasi Hewan Kurban dan Daging Meugang Terinfeksi PMK, Pemkab Aceh Barat Surati Seluruh Desa

Hingga saat itu, sudah ditemukam 1.065 ekor sapi terjangkit PMK yang tersebar di seluruh kecamatan yang ada di wilayah Kota Lbokseumawe.

Kasus PMK terbanyak di Kecamatan Muara Dua dan Kecamatan Blang Mangat.

Dari 1.065 ekor sapi yang positif terjangkit PMK, 11 diantaranya telah mati dan 438 ekor telah sembuh.

Namun, pada Minggu (3/7/2022), pihaknya menemukan kasus baru,. seekor sapi, yang kembali terulang terjangkit PMK.

"Sapi tersebut pertama kalj terjangkit PMK pada Mei 2022," ujarnya.

"Lalu, 14 hari kemudian telah sembuh," tambahnya.

"Namun kembali hari ini diketahui sapi yang sama tersebut kembali terjangkit PMK," katanya.

Baca juga: Pemerintah Diminta Tampung Daging Sapi yang Terinfeksi PMK, Lalu Bisa Dijadikan Apa?

Padahal biasanya, lanjut Afrizal, bila seekor sapi sudah pernah terjangkit PMK, maka sapi tersebut sudah kebal terhadap penyakit tersebut.

"Jadi sejak PMK mulai ditemukan di Kota Lhokseumawe, ini merupakan kasus pertama adanya sapi yang berulang terjangkit PMK," paparnya.

Jadi, diakuinya sejauh ini pihaknya belum bisa memastikan cara penanganan terhadap sapi yang berulang terjangkit PMK tersebut.

"Kita akan berkonsultasi terlebih dahulu dengan penanganan hal ini," pungkasnya.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved