BERITA POPULER
POPULER NANGGROE - Penyebab Idul Adha Berbeda, Tanggapan Nova Iriansyah Dicap Gubernur Terburuk
Pembaca setia Serambinews.com, selain tiga berita di atas, ada sejumlah informasi menarik lain dari Kanal Nanggroe yang paling diminati oleh pembaca
Penulis: Yeni Hardika | Editor: Amirullah
Lantas apa isi dari cuitan Nova Iriansyah terkait pernyataan sikap dari Fraksi Partai Aceh yang menyebut dirinya sebagai Gubernur Terburuk Sepanjang Sejarah Aceh tersebut?
Pembaca setia Serambinews.com, selain tiga berita di atas, ada sejumlah informasi menarik lain dari Kanal Nanggroe yang paling diminati oleh pembaca selama sepekan terakhir.
Berikut rangkuman 10 Berita Populer Serambinews.com dari Kanal Nanggroe, edisi 27 Juni-3 Juli 2022.
1. Mengapa Penetapan Idul Adha Pemerintah Beda dengan Arab Saudi dan Muhammadiyah? Begini Penjelasannya
Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) telah menetapkan dalam sidang isbat hilal bahwa 1 Zulhijjah 1443 H jatuh pada Jumat, 1 Juli 2022, dengan menggenapkan jumlah hari bulan Zulkakdah 1443 Hijriah menjadi 30 hari.
Dengan begitu, maka 10 Zulhijjah atau Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah jatuh pada hari Ahad, 10 Juli 2022 mendatang.
Penetapan ini berbeda dengan Arab Saudi dan organisasi Muhammadiyah yang sudah menetapkan 1 Zulhijjah 1443 Hijirah jatuh pada Kamis, 30 Juni 2022.
Ini tentunya membuat 10 Zulhijjah atau Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah versi Arab Saudi dan Muhammadiyah jatuh pada hari Sabtu, 9 Juli 2022.
Mengapa hal ini bisa terjadi dan bagaimana penjelasannya?
Baca juga: Berangkat Haji Atas Nama Eril, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Bawa Doa-doa Warganet ke Tanah Suci
Dosen Ilmu Falak Jurusan Jurusan Astronomi Islam Fakultas Syariah IAIN Lhokseumawe, Tgk Ismail Is, Kamis (30/6/2022), menyatakan, untuk menjawab hal tersebut, terlebih dahulu harus diketahui penyebab perbedaan.
Secara kriteria penentuan awal bulan Hijriyah, Pemerintah Republik Indonesia menggunakan kriteria imkan rukyat MABIMS yang baru.
Di mana hilal baru bisa dilihat bila kondisi hilal saat matahari terbenam sudah memiliki ketinggian minimal 3 derajat dengan sudut elongasi minimal 6, 4 derajat.
2. Surya Paloh: Untuk Apa Pemilu? Lebih Baik Tidak Ada Pemilu Kalau
Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem), Surya Paloh mengatakan, Pemilu 2024 saat telah dijadwalkan dan akan dilaksanakan sesuai dengan tahapan.