Kamis, 23 April 2026

Menengok Rumah Ahyudin, Eks Pendiri ACT yang Digaji Rp 250 Juta per Bulan

Salah seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya, juga mengatakan, bahwa keluarga Ahyudin kerap gonta-ganti mobil baru.

Tribunnews.com/Naufal Lanten
Suasana di kantor pusat ACT di Menara 165, Jakarta Selatan, Senin (4/7/2022). (Tribunnews.com/Naufal Lanten) 

Ketika tengah mengamati rumah tersebut, tribun network melihat ada seorang pria muda membuka pagar rumah.

Tak lama berselang, sebuah mobil Kijang Inova dengan full stiker bertuliskan Global Moeslim Charity (GMC) masuk ke dalam rumah.

Baca juga: Densus 88 Selidiki Dugaan Dana dari Lembaga ACT untuk Terorisme

Baca juga: ACT Minta Maaf, Bantah Gaji CEO Rp 250 Juta per Bulan

Baca juga: Terkait Proyek Puskesmas Samatiga, Dinkes: Belum Bisa Difungsikan Karena Belum Ada Kelengkapan

Tak diketahui pasti siapa saja orang yang berada di dalam mobil tersebut. Diketahui, setelah terdepak dari ACT, Ahyudin pun mendirikan GMC.

Tak ada aktifitas yang mencolok dari dalam rumah setelah pemberitaan Ahyudin heboh soal dana sumbangan umat tersebut.Tribun network pun sempat berbincang dengan tetangga Ahyudin.

Murip, warga sekitar mengatakan, pihaknya baru mengetahui soal heboh pemberitaan eks pendiri ACT itu dari group whatsapp komunitasnya pada Senin malam.

Bahkan, ia menyebut, tetangga di sekitar tak mengetahui secara pasti soal heboh dana sumbangan ACT untuk keperluan pribadi Ahyudin."Warga sini banyak yang belum tahu. Saya tau beritanya juga dari teman," ucap Munip.

Munip pun menyodorkan isi pesan temannya kepada awak tribun network. Dimana, isi pesan itu menunjukan soal besaran gaji pendiri dan pentinggi ACT serta poster bergambar wajah Ahyudin."Soal ini kan ya?," sambungnya.

Dia mengatakan, bahwa mengenal sosok Ahyudin sekitar 10 tahun lalu. Namun, menurutnya, Ahyudun terbilang terturup dan kurang bersosialisasi dengan warga sekitar.Justru, kata Munip, istri Ahyudin atau akrab disapa warga sekitar dengan sebutan 'Umi', kerap bersosialisasi dengan warga sekitar.

Dalam beberapa kesempatan, Umi disebut sering berbincang dengan ibu-ibu di lingkungannya."Istrinya baik, sama warga sekitar. Kalau Pak Ahyudin kurang bergaul," terangnya.

Munip juga menyebut, warga sekitar juga pernah diberikan sembako oleh keluarga Ahyudin.

"Sembako suka ngasih ke warga sekitar. Tapi Umi yang kasih," imbuhnya.

Salah seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya, juga mengatakan, bahwa keluarga Ahyudin kerap gonta-ganti mobil baru.

Namun, hanya mobil Hondra CRV yang sejak lama telah berada di rumah."Mobilnya gonta-ganti terus," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, kasus dugaan penyelewengan dana yang dilakukan lembaga amal Aksi Cepat Tanggap (ACT) menjadi sorotan. Polri pun turun tangan mendalami kasus tersebut.Diketahui, lembaga amal ACT menjadi pembicaraan seusai tagar Jangan Percaya ACT trending sosial media Twitter pada Minggu (3/7) lalu.

Banyak warganet yang mencurigai penyelewengan amal di lembaga ACT. (tribun network/yuda).

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved