Breaking News:

Info Kota Sabang

Kejari Sabang Bersama Pemko Optimalkan Pendapatan Asli Daerah

Kejaksaan Negeri Sabang terus membantu Pemerintah Kota Sabang dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD)

Editor: IKL
Humas Kejari Sabang
Rapat koordinasi Optimalisasi Pendapatan Daerah (PAD) di Kota Sabang 

SERAMBINEWS.COM - Kejaksaan Negeri Sabang terus membantu Pemerintah Kota Sabang dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satu upaya Kejari Sabang adalah dengan mengadakan rapat optimalisasi PAD kepada para pemilik hotel dan restoran di Kota Sabang.

Kajari Sabang Choirun Parapat, SH., MH, mengatakan berdasarkan MoU antara Kejari dan Pemerintah Kota Sabang, hal ini perlu dilakukan, mengingat pandemi Covid-19 telah melandai dan diperkirakan tingkat kunjungan wisatawan ke Kota Sabang akan meningkat.

"Maka sudah seharusnya penerimaan dari sektor pajak hotel dan restoran dapat di optimalkan sebagaimana diamanatkan oleh Qanun Kota Sabang nomor 4 tahun 2012," kata Kajari, di Aula Kantor Kejari Sabang, Kamis (7/7).

Baca juga: Kejari Sabang Bersama Pemko Optimalkan Pendapatan Asli Daerah

Lanjutnya, perlu dipahami oleh semua pihak, termasuk kalangan pengusaha, bahwa penyetoran pajak hotel dan restoran merupakan suatu kewajiban untuk meningkatkan PAD Kota Sabang. Dengan begitu, pembangunan sarana dan prasarana umum dan wisata di Kota Sabang akan terus meningkat, dan secara makro juga mendongkrak tingkat perekonomian masyarakat Kota Sabang.

"Sabang merupakan ikon wisata yang sudah terkenal bahkan sampai ke mancanegara, tapi dengan ramainya wisatawan yang datang, feed back yang didapat oleh Pemko Sabang belum maksimal," ujarnya.

Maka dari itu, Dia berharap para pemilik hotel dan restoran dapat bekerjasama dengan baik untuk membantu pemerintah dalam mengoptimalkan PAD Kota Sabang dengan meminta pungutan pajak untuk setiap hotel dan restoran sebesar 10 persen.

Dia menambahkan, untuk itu perlu dipetakan kembali sektor-sektor yang belum optimal penerimaan pajak atau PAD, khususnya perhotelan dan restoran. Tim JPN juga akan ditugaskan untuk melaksanakan upaya-upaya pendampingan hukum bekerjasama dengan Tim Dinas Pendapatan Daerah Kota Sabang serta OPD terkait yakni Dinas Pariwisata.

Sementara itu, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda Kota Sabang, Faisal Azwar, ST. MT, menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya untuk Tim Jaksa Pengacara Negara (JPN) Kejari Sabang yang antusias membantu pemerintah dalam mengoptimalkan PAD Kota Sabang. 

Baca juga: Kejari dan PWI Sabang Gelar Pelatihan Jurnalistik Dalam Rangka HUT Memperingati Hari Bhakti Adhyaksa

"Selain faktor pandemi covid-19, memang selama ini masih ada kendala-kendala dilapangan sehingga penerimaan Kota Sabang dari sektor pajak perhotelan dan restoran di Kota Sabang belum optimal, khususnya Kawasan Desa Iboih yang merupakan destinasi utama," ungkapnya.

Dia menambahkan, meski demikian, dalam beberapa waktu ke depan akan dilakukan secara elektronik dengan menggunakan Tapping Box yang akan dibagikan di beberapa Hotel dan Restoran di Kota Sabang.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved