Breaking News

Internasional

Arab Saudi Gerakkan Manajemen Kerumunan Pertama Haji Oleh Wanita Untuk Jamaah Haji Wanita

Wanita Arab Saudi berada di garis depan manajemen kerumunan jamaah haji wanita pada Musim Haji 2022 ini untuk pertama kalinya.

Editor: M Nur Pakar
Foto: Saudi Press Agency
Para jamaah haji berjalan di jalan saat menuju ke tenda masing-masing di Mina, Arab Saudi. 

SERAMBINEWS.COM, MEKKAH - Wanita Arab Saudi berada di garis depan manajemen kerumunan jamaah haji wanita pada Musim Haji 2022 ini untuk pertama kalinya.

Hal itu sesuai arahan Presiden Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Sheikh Abdulrahman Al-Sudaia.

Nouf Qahl, Wakil Badan Bantuan untuk Pengelompokan Wanita dan Kerumunan kepada Arab News mengatakan Kerajaan menjadi pemimpin dunia dalam manajemen kerumunan.

Dia mengatakan penanganan haji tahunan, di mana jutaan Muslim berduyun-duyun ke Arab Saudi untuk melakukan haji dan umrah.

“Manajemen kerumunan, salah satu ilmu manajemen yang paling sulit yang membutuhkan kerja sama dari lusinan lembaga administrasi lain dari berbagai layanan," jelasnya.

Baca juga: Wanita Arab Saudi Terlibat Pertama Kali Dalam Penyediaan Angkutan Umum Jamaah Haji

"Kesulitan Manajemen kerumunan terletak pada bagaimana menghadapi kerummunan dari budaya, bahasa, dan perilaku yang berbeda,” ujarnya.

Qahl mengatakan agensinya didirikan pada awal tahun ini dan memiliki sekitar 130 karyawan wanita.

Dia mengatakan tujuan utamanya, sebagai bagian dari Kepresidenan Umum untuk Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, seperti dilansir Arab News, Jumat (8/7/2022).

Sehingga, dapat memfasilitasi para jamaah haji melakukan semua ritual dengan mudah dan damai, dan memperkaya pengalaman mereka di Dua Masjid Suci.”

Qahl menambahkan misinya di agensi tersebut untuk membantu dan dengan lancar memimpin kerumunan wanita ke area yang ditentukan bagi wanita untuk berdoa.

Atau melakukan ibadah di lingkungan yang aman seperti memastikan pengelompokan wanita yang datang untuk Umrah dan Haji ke Mataf.

Baca juga: Wanita Arab Saudi Mulai Mainkan Peran Penting Dalam Pembangunan Masa Depan Kerajaan

Kemudian, melakukan khitanan, mengosongkan tempat shalat wanita setelah shalat, dan bersiap menerima kelompok wanita lain sepanjang waktu.

"Bekerja untuk melayani jamaah haji sebagai kehormatan besar yang kami banggakan,” jelasnya.

Badan tersebut siap menerima jamaah haji setiap hari hingga pukul 9 malam di Masjidil Haram di Mekkah.
Kebanyakan wanita akan datang setelah shalat Ashar, untuk berbuka, dan shalat Maghrib dan Isya.

“Kami akan memastikan integrasi upaya dengan pemerintah terkait dengan kerumunan untuk menyelesaikan fase pengelompokan untuk Tawaf Al-Ifadah dan Tawaf Al-Wada,” katanya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved