Breaking News:

Idul Adha

Hukum Menjual Daging Kurban, Halal atau Haram? Begini Penjelasan Buya Yahya

Idul Adha identik dengan daging kurban. Lantas, bolehkah menjual daging kurban? Simak penjelasan Buya Yahya berikut ini.

Penulis: Firdha Ustin | Editor: Taufik Hidayat
SERAMBI/YOCERIZAL
Ilustrasi daging kurban - Warga Gampong Rukoh, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh membagi daging kurban untuk diserahkan kepada warga, Sabtu (2/8/2017) 

Semarak Idul Adha 2022, Bolehkah Menjual Daging Kurban? Begini Penjelasan Buya Yahya

SERAMBINEWS.COM - Idul Adha identik dengan daging kurban. Lantas, bolehkah menjual daging kurban? Simak penjelasan Buya Yahya berikut ini.

Daging kurban saat Idul Adha biasa berlimpah diterima bagi sebagian orang.

Bahkan di satu keluarga bisa mendapatkan lebih dari satu bungkus jatah daging.

Terkait hal tersebut, sebagian orang terkadang terbesit untuk menjual daging kurban untuk mendapatkan uang.

Lantas seperti apa hukum menjual daging kurban? Apakah boleh menjual daging kurban atau justru haram?

Adapun salah satu hadits tentang kurban sebagai berikut.

Baca juga: Begini Cara Mudah Menyimpan Daging Kurban, Bisa Tahan Sampai Berbulan

Ali bin Abi Thalib berkata, ”Nabi memerintahkanku untuk menyembelih unta hewan qurban miliknya, dan Nabi memerintahkan agar aku tidak memberi apapun kepada tukang potong sebagai upah pemotongan,” (HR. Bukhari).

Lalu bagaimana sebenarnya, apakah boleh memperjualbelikan daging kurban ?

Mengutip dari buyayahya.org (11/7/2022), berikut ini hukum memperjualbelikan daging hewan kurban.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved