Luar Negeri
Singa Kelaparan Memakan Ekor Sendiri, Pengelola Penampungan Hewan Mendadak Hilang
Itu terjadi dimana tempat penampungan hewan membiarkan sejumlah hewan kelaparan dan mamaksa mereka memakan bagian tubuh sendiri.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Amirullah
Ia mengatakan bahwa pihaknya telah mengadakan pertemuan dengan pihak berwenang Mexico City sehingga dokter hewan dapat mulai menyelamatkan hewan-hewan kurus itu.
Baca juga: Dua Singa Lepas dari Kontainer, Petugas Bandara Changi Singapura Gaduh
Investigasi pihak berwenang menemukan lubang yang berisi tulang, yang diyakini milik bangkai lebih dari 200 harimau dan singa.
Tempat ini juga memiliki 17 monyet dan dua coyote.
“Tempat penampungan ini mengatakan bahwa mereka memiliki 400 hewan,” katanya.
“Namun, menurut pihak berwenang, hanya 180 hingga 190 yang ditemukan. Artinya, hanya kurang dari separuh hewan yang masih hidup,” sambung Allende.
Baca juga: Mengenal Pocut Meurah Intan, Singa Betina Aceh yang Diperjuangkan Ganjar Jadi Pahlawan Nasional
Ia menuduh pemiliknya secara ilegal menjual anak singa, harimau, jaguar, dan macan tutul, juga mengklaim bahwa karyawan belum dibayar gaji selama berbulan-bulan.
“Pemiliknya juga tidak membayar sewa dan memiliki tagihan yang belum dibayar sekitar £40.612 (Rp 780 juta),” jelasnya.
Padahal, Allende, tempat penampungan hewan tersebut telah menerima jutaan dollar dalam bentuk donasi.
Namun ia menduga, uang itu dipakai oleh pribadi pemilik dan tidak sampai kepada hewan.
“Yayasan menerima jutaan dolar dalam bentuk donasi yang tidak sampai ke hewan dan terkait dengan penghindaran pajak,” ucapnya. (Serambinews.com/Agus Ramadhan)