Sabtu, 18 April 2026

Berita Pidie

Begini Jeritan Pilu Korban Kebakaran, “Harta Benda Gagal Kita Selamatkan, Sepmor Ikut Hangus”

Alumni Dayah Mudi Mesra Samalanga yang menjadi korban kebakaran itu hanya bisa nanar menatap puing-puing rumah semipermanennya yang kini rata.

Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Saifullah
Serambi Indonesia
Warga melintasi puing-puing rumah Tgk Harmaini di Gampong Meunasah Mee Keureukon Waido, Kecamatan Peukan Baro, Pidie, Selasa (12/7/2022). 

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI – Kebakaran yang menghanguskan satu unit rumah warga di Gampong Meunasah Mee Keureukon Waido, Kecamatan Peukan Baro, Pidie, Senin (11/7/2022) kemarin, menyisakan duka mendalam bagi Tgk Harmaini.

Alumni Dayah Mudi Mesra Samalanga yang menjadi korban kebakaran itu hanya bisa nanar menatap puing-puing rumah semipermanennya yang kini rata dengan tanah.

Dampak dari musibah kebakaran yang terjadi sekitar pukul 17.30 WIB tersebut memaksa Tgk Harmaini beserta istri dan dua anaknya harus menumpang di rumah saudara dan kerabat.

Pantauan Serambinews.com di lokasi, Selasa (12/7/2022), kondisi rumah Tgk Harmaini hanya menyisakan lantai. 

Rumah konstruksi kayu itu rata dengan tanah.

Saat ini, warga telah membersihkan puing-puing material rumah yang terbakar.

Baca juga: Rumah Alumni Dayah Budi Mesra di Peukan Baro Pidie Hangus Terbakar, Satu Sepmor Ikut Hangus

Rumah Tgk Harmaini diapit dengan sejumlah rumah warga.

Bahkan satu rumah warga yang terletak sebelah kanan rumah korban, ikut dijilat ‘si jago merah’.

Saat ini, sejumlah teman, saudara, dan warga berdatangan membawa bantuan untuk keluarga Tgk Harmaini. 

Di lantai rumah yang tidak terbakar, petugas Dinas Sosial Pidie mendirikan satu tenda untuk menerima tamu yang berkunjung.

Tgk Harmaini kepada Serambinews.com, Selasa (12/7/2022), mengatakan, rumah miliknya terbakar pada Senin (11/7/2022) sekitar pukul 17.30 WIB. 

Saat itu, isteri atau umminya sedang memasak di dapur.

Baca juga: Kebakaran di Hari Raya Idul Adha, Warga Panik Api Sambar Kios

Sementara anak sulungnya berada di dalam rumah.

Ada pun anak keduanya bermain di depan rumah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved