Air Bersih
Bakri Siddiq Minta Manajemen Perumdam Tirta Daroy Respons Keluhan Pelanggan
Kunjungan kerja ini untuk melihat langsung kondisi pengolahan air bersih, yang merupakan salah satu kebutuhan dasar warga kota, yang harus disediakan
Penulis: Herianto | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Herianto l Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Di hari pertama masuk kerja setelah libur Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah, Rabu (13/7/2022), Penjabat (Pj) Wali Kota Banda Aceh, H Bakri Siddiq SE, MSi bersama Asisten II Pemko Banda Aceh, Ir Jalalluddin MT melakukan sidak ke tempat pengolahan air bersih Perusahaan Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Daroy Kota Banda Aceh, di Lambaro Aceh Besar.
“Kunjungan kerja ini untuk melihat langsung kondisi pengolahan air bersih, yang merupakan salah satu kebutuhan dasar warga kota, yang harus disediakan secara baik oleh Pemko,” kata Pj Walikota Banda Aceh, H Bakri Siddiq SE, MSi kepada Serambi, di lokasi tempat pengolahan air bersih Perumdam Tirta Daroy, di Lambaro, Aceh Besar, Rabu (13/7/2022).
Satu hari setelah diri kami dilantik menjadi Pj Walikota oleh Pj Gubernur Aceh, Ahmad Marzuki pada hari Kamis lalu, ungkap Pj Walikota Banda Aceh, Bakri Siddiq, di HP nya masuk laporan dan keluhan pelanggan air minum Perumdam Tirta Daroy terkait layanan distribusi air bersih di Kota Banda Aceh.
• Tirta Daroy Alami Kebocoran 30 Persen, Air Banyak tak Sampai ke Pelanggan
• Wali Kota Kukuhkan Direksi Perumdam Tirta Daroy Periode 2022-2027, Ingatkan Soal PAD
Warga kota yang melapor, menilai layanan distribusi air bersih/minum Perumdam Tirta Daroy milik Pemko Banda Aceh, belum begitu bagus. Kondisi airnya, sering berlumpur dan bau.
“Sedangkan standar layanan air bersih/minum Pemko kepada masyarakatnya, airnya harus bening dan tanpa ada bau. Keluhan pelanggan itu perlu direspons, pihak manajemen Perumdam Tirta Daroy, ”ujar Bakri Siddiq.
Untuk menyikapi laporan masyarakat tersebut dan mengetahui kondisi pengolahan air bersih milik Perumdam Kota Banda Aceh, yang berada di Lambaro, Aceh Besar itu, kata Pj Walikota Banda Aceh, Bakri Siddiq, pada hari ini, dirinya sengaja memfokuskan kerjanya berkunjung ke lokasi pengolahan air bersih Perumdam Tirta Daroy Kota Banda Aceh yang ada di Lambaro.
Pada saat tiba di lokasi pengolahan air bersih Perumdam Tirta Daroy di Lambaro, Bakri Siddiq mengatakan, dirinya diterima langsung oleh Direktur Perumdam Tirta Daroy Kota Banda Aceh, T Novizal Aiyub, bersama sejumlah wakil direktur, diantaranya Wakil Direktur Bidang Teknik, Irwandi dan pejabat pengawas lainnya.
Di Lokasi Perumdam Tirta Daroy Kota Banda Aceh itu, Pj Walikota Banda Aceh, Bakri Siddiq mendapat penjelasan dari Direktur Perumdam Tirta Daroy Kota Banda Aceh, T Novizal Aiyub, terkait kondisi air bersih yang didistribusikan kepada pelanggan di Kota Banda Aceh, kurang bening dan sedikit berlumpur serta bau, disebabkan masih ada pipa tahun 80-an yang sudah tidak layak pakai, tapi tetap digunakan sebagai alat distribusi air minum Perumdam Tirta Daroy ke pada pelanggan air minum di Kota Banda Aceh.
Karena kondisi pipa distribusinya sudah tua dan bocor, ungkap Novizal Aiyub, air bersih yang bening dan tanpa bau, yang dipompakan ke rumah-rumah pelanggan Perumdam Tirta Daroy di Kota Banda Aceh, setibanya di bak penampungan pelanggan, air yang bening tanpa bau itu, berubah menjadi tidak bening lagi dan sebagian menimbulkan aroma kurang sedap, alias bau.
Tidak hanya pelanggan saja yang tidak puas menerima air bersih di rumahnya, tegas Novizal Aiyub, pihak Perumdam Tirta Daroy juga merasa rugi, karena akibat banyak pipa distribusi yang sudah tua dan bocor, tingkat penyusutan air PDAM dari lokasi Pengolahannya di Lambaro, sampai ke rumah penduduk, persentase kebocorannya mencapai 30 persen.
“Jika produksi debit air bersih Perumdam Tirta Daroy sekitar 600 -700 liter per detik, kehilangan air bersih dalam perjalanan mencapai 180 – 210 liter/detik,” ujarnya.
Untuk mengganti pipa yang sudah tua itu, kata Direktur Perumdam Tirta Daroy, T Novizal Aiyub, butuh anggaran yang besar dan waktu yang lama untuk mengerjakannya. “Penggantian dan revitalisasi pipa distribusi lama yang sudah berumur tua tetap dilakukan, namun pekerjaannya disesuaikan dengan anggaran yang tersedia,” ujar Novizal Aiyub.
Menanggapi keluhan pelanggan air minum Perumdam Tirta Daroy, yang disampaikan PJ Wali Kota kepada Direktur Perumdam Tirta Daroy, T Novizal Aiyub mengatakan, jumlah pelanggan Perumdan Tirta Daroy saat ini ada sekitar 53.000 sambungan, jadi bila per hari ada yang mengeluh 10 – 20 orang pelanggan, bila dipersentasekan, masih sangat kecil sekali. Namun begitu, sebagai pelayan air bagi masyarakat, Perumdam Tirta Daroy, terus berupaya meningkatkan kinerja layanan distribusi air bersihnya kepada pelanggan, dengan berbagai cara. Antara lain menambah reservoir di berbagai tempat untuk meningkatkan tekanan distribusi debit air bersih ke lokasi pelanggan.
Pj Wali Kota Banda Aceh, Bakri Siddiq yang dimintai kesan kunjungan kerjanya ke lokasi Perumdam Tirta Daroy Kota Banda Aceh di Lambaro mengatakan, secara umum lokasi pengolahan air bersih Perumdam Tirta Daroy, sudah bagus dan sudah memberikan PAD untuk Pemko.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pj-tinjau-wtp-lambaro.jpg)