Polisi Bawa Tiga Koper dari Rumah Irjen Sambo, Apa Isinya?
Ada tiga buah koper yang dibawa keluar rumah. Dua koper berwarna hitam dan satu berwarna orange.
Padahal, pada Rabu (13/6), Seno sempat menemui awak media dan bercerita soal peristiwa Brigadir K pada Jumat lalu. Seno bahkan mengaku geram tidak ada yang melapor saat kejadian baku tembak terjadi.
Padahal, dirinya merupakan purnawirawan Polisi yang pernah bertugas sebagai mantan Kapolda Sumatera Utara dan Kapolda Aceh.
Tak hanya itu, Seno menyebut bahwa pihak kepolisian juga kerap memerintah sekuriti tanpa koordinasi terlebih dahulu dengan pengurus RT termasuk Ketua RT.
Baca juga: Padahal Sudah Diingatkan Pemerintah, Jamaah Haji Indonesia Tepergok Bawa Air Zamzam Dalam Koper
Baca juga: Remaja Putri 14 Tahun Arab Saudi Pertahankan Gelar Guinness World Record, Penulis Termuda Novel
Baca juga: Kakanwil Kemenag Resmikan Dayah Wakaf Barbate di Kebun Kurma, Bina Santri Yatim dan Keluarga Miskin
"Jadi saya memang tersinggung juga dalam hal ini. Sama sekali nggak ada laporan, nggak ada ini, merintahkan satpam seenaknya saja. Kenapa tidak memberi tahu saya sebagai ketua RT," ucap Seno.
Seno bahkan menerangkan dirinya baru mengetahui ada insiden baku tembak yang terjadi pada Jumat (8/7) itu pada Senin (11/7) melalui Youtube.
Tak Dengar Suara 'Door'
Sejumlah warga yang ditemui di Kompleks tersebut mengaku tak mendengar suara tembakan pada peristiwa Jumat (8/7) itu.Warga yang enggan disebutkan namanya itu menyebut bahwa pada Jumat sore, tak ada suara tembakan seperti kabar yang disampaikan oleh pihak kepolisian."Tidak ada suara tembakan, suasana seperti biasa saja," ucap warga tersebut.
Ia juga mengaku, baru tau kabar peristiwa tewasnya Brigadir J pada hari Senin (11/7).Tribun network juga mencari informasi soal peristiwa penembakan Brigadir J kepada warga disekitar lingkungan tersebut. Soleh, salah seorang warga mengaku tak mendengar adanya penembakan di rumah Ferdy Sambo.
Pasalnya, ia menyebut jarak kediamannya dengan rumah Ferdy Sambo sangat jauh. Namun, ia mengaku sempat melihat adanya mobil ambulance yang masuk ke kompleks Polri Duren Tiga pada Jumat (8/7/2022) selepas magrib.Ia juga menyebut, tak mengetahui pasti arah mobil ambulance tersebut.
"Pas Jumat, saat pulang salat Magrib, saya liat ada mobil ambulance masuk kompleks. Tapi saya nggak tau ada apa. Karena sepi-sepi aja," katanya.
Ia yang kerap berbincang dengan warga di kompleks Polri juga mengatakan, bahwa tak ada peristiwa yang terjadi pada Jumat sore tersebut.
"Saya juga ngobrol sama warga kompleks, cerita kalau warga nggak ada yang tau pas Jumat malam itu," jelasnya.(tribun network/yuda).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Irjen-Ferdy-Sambo-dan-almarhum-Brigadir-J-IST.jpg)