Berita Banda Aceh

Anggota DPRA Minta Lokasi Pasar Tani Distanbun Aceh Digelar Berpindah-pindah, Ini Tujuannya

Misalnya, pasar tani dilaksanakan di Kecamatan Indrapuri, Kecamatan Montasik, Kecamatan Seulimuem dan kecamatan lainnya.

Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Mursal Ismail
hand over dokumen pribadi
Anggota DPRA Muchlis Zulkifli ST 

Misalnya, pasar tani dilaksanakan di Kecamatan Indrapuri, Kecamatan Montasik, Kecamatan Seulimuem dan kecamatan lainnya.

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Anggota DPRA dari Partai Amanat Nasional (PAN), Muchlis Zulkifli ST, mengakui pasar tani digelar Distanbun Aceh sangat membantu masyarakat. 

Khususnya warga yang tinggal Banda Aceh dan Aceh Besar.

Petani, sebagai penjual berbagai barang dagangannya juga sangat diuntungkan. 

Pasalnya Dinas Pertanian dan Perkebunan atau Distanbun Aceh telah menyediakan tempat, sehingga mereka bisa menjual langsung tanpa perantara pihak ketiga.

Oleh karena itu, Anggota DPRA Dapil 1 (Aceh Besar, Banda Aceh, dan Sabang) ini sangat mendukung pasar tani yang selama ini diselenggarakan Distanbun Aceh.

Kepala Bidang (Kabid) Holtikultura Distanbun Aceh, Ir Chairil Anwar MP, memegang cabai merah dalam kegiatan Pasar Tani Distanbun Aceh di Banda Aceh, Kamis (7/7/2022)
Kepala Bidang (Kabid) Holtikultura Distanbun Aceh, Ir Chairil Anwar MP, memegang cabai merah dalam kegiatan Pasar Tani Distanbun Aceh di Banda Aceh, Kamis (7/7/2022) (SERAMBINEWS.COM/ASNAWI LUWI       )

Baca juga: Pasar Tani Distanbun Aceh Diserbu Pengunjung, Cabai Merah & Telur Ayam Blang Bintang Banyak Diminati

“Ini harus menjadi even bulanan yang bisa dilakukan keliling atau berpindah- pindah ke kecamatan.

Misalnya, pasar tani dilaksanakan di Kecamatan Indrapuri, Kecamatan Montasik, Kecamatan Seulimuem dan kecamatan lainnya.

Dengan demikian masyarakat yang merasakan manfaat dari pasar tani ini bisa merata,” saran Muchlis.

Muchlis menilai pasar tani Distanbun Aceh ini program kerja nyata di bawah kepemimpinan Kadistanbun Aceh, Ir Cut Huzaimah MP, yang langsung menyentuh masyarakat. 

Begitu juga petani sebagai penjual yang memproduksi hasil pertanian dan perkebunan untuk dipasarkan kepada masyarakat.

“Jadi acara ini harus dilaksanakan berpindah -pindah guna menstabilkan harga kebutuhan bumbu dapur dan kebutuhan lainnya di pasaran baik di Aceh Besar, Banda Aceh maupun kabupaten/kota lainnya di Aceh.  

Program ini juga mendukung program swasembada pangan di Aceh," ujar Muchlis Zulkifli ST yang akrab disapa Ngoh Muchlis ini.

Baca juga: 60 UMKM di Banda Aceh dan Aceh Besar Ramaikan Pasar Tani Digelar Distanbun Aceh, Harga Lebih Murah

Kembali gelar pasar tani

Seperti diberitakan sebelumnya, Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Aceh kembali menggelar pasar tani, setelah sempat berhenti semasa pandemi Covid-19.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved