Breaking News:

Konflik Rusia vs Ukraina

15.000 Tentara Rusia Tewas Selama Perang di Ukraina, 45.000 Lainnya Terluka

Invasi Rusia ke Ukraina telah berlangsung selama hampir lima bulan dan Moskwa berhasil menduduki sekitar seperlima wilayah Ukraina.

Editor: Faisal Zamzami
Photo by Alexander NEMENOV / AFP) (AFP/ALEXANDER NEMENOV
Tentara Rusia berpatroli di teater drama Mariupol, dibom 16 Maret lalu, pada 12 April 2022 di Mariupol, saat pasukan Rusia mengintensifkan kampanye untuk merebut kota pelabuhan yang strategis, bagian dari serangan gencar besar-besaran yang diantisipasi di Ukraina timur, sementara Presiden Rusia membuat kasus menantang untuk perang terhadap tetangga Rusia. 

SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON DC– AS memperkirakan bahwa korban dari pihak Rusia dalam perang di Ukraina mencapai sekitar 15.000 korban tewas dan sekitar 45.000 korban luka.

Perkiraan tersebut disampaikan Direktur CIA William Burns dalam Forum Keamanan Aspen di Colorado pada Rabu (20/7/2022).

Invasi Rusia ke Ukraina telah berlangsung selama hampir lima bulan dan Moskwa berhasil menduduki sekitar seperlima wilayah Ukraina.

Burns mengatakan, keuntungan tersebut harus dibayar mahal oleh Rusia, sebagaimana dilansir The New Arab.

“Perkiraan terbaru dari komunitas intelijen AS adalah sekitar 15.000 (pasukan Rusia) tewas dan mungkin tiga kali lipat terluka. Jadi kerugian yang cukup signifikan,” kata Burns.

Burns menambahkan, Ukraina juga mengalami kerugian yang besar, namun lebih sedikit dibandingkan Rusia.

Sejauh ini, Rusia selalu merahasiakan angka kematian dari militernya.

 Moskwa juga belum memperbarui angka korban sejak awal perang.

Baca juga: Rusia Rekrut Warga Korea Utara Untuk Membangun Kembali Kota Donbas di Ukraina Timur

 

Terakhir kali Rusia merilis jumlah korban perang dari pihaknya adalah pada 25 Maret. 

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved