Berita Internasional
Kapok! Pria Texas Ini Diburu Polisi dan Terancam 10 Tahun Penjara, Gegara Ceraikan Istri
Pria bernama Paul Nixon itu kini harus berurusan dengan kepolisian setempat gegara tindakannya menceraikan istri.
Pria bernama Paul Nixon itu kini harus berurusan dengan kepolisian setempat gegara tindakannya menceraikan istri.
SERAMBINEWS.COM, TEXAS - Nasib apes menimpa seorang pria di Texas, Amerika Serikat.
Pria bernama Paul Nixon itu kini harus berurusan dengan kepolisian setempat gegara tindakannya menceraikan istri.
Pihak polisi bahkan minta pengadilan untuk batalkan gugat cerai Paul Nixon terhadpa sang istri.
Padahal gugat cerai itu sudah disetujui pengadilan.
Cerai biasanya terjadi pada pasangan suami istri atas kesepakatan bersama.
Pihak pengadilan tak bisa mengabulkan perceraian jika hanya dari satu pihak saja.
Perceraian akan dianggap tak sah bila hanya satu pihak yang setuju sementara pihak lainnya tak setuju atau tak tahu.
Baca juga: 15.000 Tentara Rusia Tewas Selama Perang di Ukraina, 45.000 Korban Terluka
Baca juga: Apakah Penembak Istri Anggota TNI di Semarang Orang Bayaran? Polisi Kantongi Identitas Pelaku
Namun insiden perceraian sepihak pernah terjadi pada pasutri di di Texas, Amerika Serikat pada Februari 2019 silam.
Mengutip Oddity Central via Kompas.com, 23 September 2019 lalu, seorang pria di Texas, Amerika Serikat diburu polisi.
Paul Nixon jadi buron polisi lantaran dituduh telah melakukan aksi pemalsuan tingkat tiga.
Ia diduga telah palsukan tanda tangan istrinya begitu pula dokumen notaris.
Diduga pemalsuan ini dilakukan Paul Nixon untuk bercerai dari sang istri secara diam-diam.
Ya, di belakang punggung istri, Paul Nixon berencana untuk cerai.
Berdasarkan dokumen pengadilan yang dikutip Oddity Central, Paul Nixon telah memasukkan berkas perceraiannya pada 15 Februari 2019.
Baca juga: Nagan Raya Terima 1.000 Dosis Vaksin PMK Ternak, Peruntukan Khusus bagi Hewan yang Sehat
Baca juga: Dua Siswa SMA Mosa Lolos Seleksi Paskibraka Provinsi Aceh, 2 Siswa Lainnya di Paskibraka Aceh Besar