Jumat, 1 Mei 2026

Internasional

Arkeolog Arab Saudi dan Prancis Temukan Kota Kuno, Pemukiman Manusia Purba di Selatan Riyadh

Komisi Purbakala Arab Saudi memimpin tim arkeolog Arab Saudi dan Prancis menemukan temuan baru di Area Arkeologi Al-Faw, Empty Quarter, selatan Riyadh

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
Foto: Saudi Press Agency
Tim arkeolog temukan kota kuno, tempat manusia purba tinggal di selatan Riyadh, Arab Saudi. 

SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Komisi Purbakala Arab Saudi memimpin tim arkeolog Arab Saudi dan Prancis menemukan temuan baru di Area Arkeologi Al-Faw, Empty Quarter, selatan Riyadh.

Dimana, memberikan gambaran tentang pemukiman manusia purba.

Sisa-sisa pemukiman yang berasal dari periode Neolitik ditemukan dengan menggunakan pekerjaan survei tanah yang luas.

Kemudian, penyelidikan arkeologi, pemindaian laser, dan radar penembus tanah.

Dilansir SPA, Rabu (27/7/2022), para arkeolog juga menggunakan fotografi, survei topografi drone, survei geofisika dan deteksi cahaya untuk menemukan temuan sejarah.

Salah satu penemuan terpenting, sisa-sisa kuil batu dan bagian dari altar di tepi pegunungan Tuwaiq.

Baca juga: Prajurit TNI bersama Komponen Warga Gotong Royong Susun Nisan Kuno Diduga Sempat Terhempas Tsunami

Pura ini digunakan oleh penduduk Al-Faw sebagai tempat ibadah.

Tersebar di seluruh situs, ditemukan 2.807 makam yang telah diklasifikasikan menjadi enam kelompok yang mewakili periode waktu penguburan yang berbeda.

Prasasti batu religius juga ditemukan, termasuk yang ditujukan kepada Khaal, dewa kuno Al-Faw.

Penemuan-penemuan ini memberikan pandangan dan pemahaman yang lebih dalam tentang praktik keagamaan kota kuno Al-Faw.

Pekerjaan survei terfokus dan gambar penginderaan jauh juga mengungkapkan beberapa bidang pertanian.

Diyakini oleh para arkeolog berkontribusi pada pertumbuhan tanaman dan ketahanan pangan bagi penduduk kota kuno.

Baca juga: Tim Arkeologi Jerman dan Irak Temukan Kota Kuno Natounia Berusia 2.000 Tahun di Kawasan Otonom Kurdi

Fondasi empat bangunan monumental juga ditemukan.

Penemuan ini mengidentifikasi sistem irigasi, yang berisi ratusan waduk bawah tanah yang digali penduduk untuk menyimpan air untuk pertanian.

Di tepi Gunung Tuwaiq juga ditemukan lukisan batu yang menggambarkan aktivitas sehari-hari, termasuk berburu, bepergian, dan berkelahi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved