Breaking News:

Berita Aceh Tengah

Nek Jenan Sakit Menahun di Kecamatan Linge, Disdukcapil Aceh Tengah Sambangi Untuk Rekam KTP

Disdukcapil Aceh Tengah lakukan perekaman KTP Elekronik atas nama Jenan (79) seorang warga Kampung Kute Baru Kecamatan Linge, Aceh Tengah

Penulis: Romadani | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Petugas Disdukcapil Aceh Tengah sedang melakukan perekaman KTP Elektronik seorang warga Kampung Kute Baru Kecamatan Linge yang sedang sakit, Selasa (26/7/2022) malam 

Laporan Romadani | Aceh Tengah

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON - Disdukcapil Aceh Tengah lakukan perekaman KTP Elekronik atas nama Jenan (79) seorang warga Kampung Kute Baru Kecamatan Linge, Aceh Tengah, Selasa (26/7/2022) malam.

Diketahui, Nek Jenan sudah mengalami sakit menahun sehingga administrasi kependudukan dianggap perlu dalam pengobatan Nek Jenan.

Menurut seorang anaknya, Muslim, ibu Jenan selama ini hanya ditangani secara mandiri dan dibawa ke dokter praktek, namun akhir-akhir ini kondisi Nek Jenan semakin memburuk dan membutuhkan penanganan medis yang lebih baik.

"Selama ini masih bisa kita tangani sendiri dan kita bawa ke praktek dokter, tapi kondisi terakhir ibu semakin memburuk, sehingga perlu kita bawa ke rumah sakit

Namun kami menyadari bahwa ibu belum memiliki KTP elektronik, sehingga kami menghubungi pihak Disdukcapil," ungkapnya.

Baca juga: Kodim 0106 Aceh Tengah Resmi TMMD Ke 114 di Ketol

Muslim mengakui selama ini pihak keluarga telah teledor tidak melengkapi dokumen kependudukan sang ibu.

Sehingga ketika dibutuhkan untuk berobat, dengan terpaksa harus segera melengkapi dokumen yang diperlukan.

"Alhamdulillah kami sangat terbantu dengan pelayanan dari petugas Disdukcpail Aceh Tengah dan sekarang ibu kami sudah punya KTP Elektronik ," ujar Muslim.

Merespon apa yang terjadi, Kadis Dukcapil Aceh Tengah, Mustafa Kamal mengatakan pihaknya sesalu siap sedia saat warga yang membutuhkan pelayanan jemput bola.

Terlebih warga yang tergolong rentan, seperti korban bencana alam, sakit menahun, warga disabilitas bahkan ODGJ.

Baca juga: Ini Rincian Kerugian Korban Calo PNS di Lhokseumawe, Mulai Rp 2 Juta Hingga Rp 743 Juta

"Kita selalu siap dan sudah berkomitmen melalui inovasi Pil Dahaga (Dukcapil Datangi Rumah Warga) untuk melayani kebutuhan warga yang tidak mampu menjangkau pusat layanan dengan upaya jemput bola," katanya.

Mustafa berharap masyarakat semakin sadar terhadap Adminduk, warga diminta memperbaharui dan melengkapi dokumen Adminduk individu maupun keluarga secara mandiri.

Sehingga, tidak hanya ketika mendesak baru kemudian dilakukan pengurusan.

Pelayanan responsif dengan jemput bola seperti yang dilakukan oleh Disdukcapil merupakan bagian dari penegasan Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar untuk menciptakan semangat pelayanan prima yang dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat.(*)

Baca juga: Harga TBS Kelapa Sawit Mulai Bergerak Naik, Segini Harga Sawit di Aceh Selatan

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved