Breaking News:

Berita Banda Aceh

FISIP UIN Ar-Raniry Gelar Yudisium Angkatan IX 

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan (FISIP) UIN Ar-Raniry Banda menggelar Yudisium Angkatan ke-IX Semester Genap Tahun Akademik 2021-2022

Penulis: Misbahuddin | Editor: Muhammad Hadi
Foto dok FISIP UIN Ar-Raniry Banda Aceh
Dekan FISIP UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Dr Ernita Dewi, S.Ag.,M.Hum foto bersama dosen serta civitas akademika lain dalam acaya Yudisium Angkatan IX, Rabu (3/8-2022). 

Laporan Misbahuddin | Banda Aceh

SERAMBINEWS,COM, BANDA ACEH - Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan (FISIP) UIN Ar-Raniry Banda menggelar Yudisium Angkatan ke-IX Semester Genap Tahun Akademik 2021-2022.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di ruang Theater FISIP UIN Ar-Raniry pada Rabu 03 Agustus 2022.

Dalam sambutannya Dekan FISIP UIN Ar-Raniry Dr Ernita Dewi S.Ag M.Hum menyampaikan bahwa saat ini, kuantitas bukan lagi menjadi indikator utama bagi suatu perguruan tinggi dalam mencapai kesuksesan, melainkan kualitas lulusannya.

Lulusan yang berkualitas bukan hanya yang menggenggam Indeks Prestasi Kumulatif tinggi, tetapi harus juga memiliki karakter yang baik sehingga dapat menciptakan lingkungan yang sehat di manapun ia bekerja.

“Menjadi seorang sarjana adalah suatu pilihan, tapi menjadi seorang sarjana yang berkarakter dan berkompeten adalah sebuah kewajiban,” katanya.

Baca juga: Profil Prof Dr Mujiburrahman MAg, Besok Dilantik Jadi Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh

Dalam acara yudisium Angkatan Ke IX ini, Ernita Dewi juga memaparkan bahwa, dalam kaitannya dengan Perguruan Tinggi Islam, maka keberadaan dan keseimbangan antara IMTAQ (Iman dan Taqwa) dan IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi” sangatlah penting serta menjadi salah satu kriteria untuk menjadi manusia yang seutuhnya, agar dapat bersaing dalam percaturan dunia.

“Generasi muda sekarang harus tangguh dan penuh spirit serta melek teknologi, memiliki inovasi,berbudi pekerti luhur, agar bisa bermanfaat bagi agama, bangsa dan negara”, ujarnya.

Selain itu, kata Ernita Dewi, Integritas IPTEK dan IMTAQ terlihat dalam mengoperasikan teknologi yang ada untuk menerapkan suatu ilmu, disinilah ada peran iptek, sedangkan imtaq berperan dalam pengaturan jiwa yang melahirkan moralitas etis

“Dalam mengelola ilmu dan teknologi seseorang membutuhkan kesabaran dan kebesaran jiwa dalam menghadapi segala tantangan dan maka Iman dan ketaqwaan mengambil posisinya di sini," ujarnya.

Baca juga: Dua Rektor Bertemu, USK dan UIN Ar Raniry Siap Selenggarakan Kegiatan Secara Bersama

Selanjutnya Wakil Dekan I Muhammad Thalal Lc M.Si M.Ed dalam pembacaan laporan panitia menyebutkan bahwa jumlah mahasiswa yang dikukuhkan pada yudisium Angkatan Ke-IX ini berjumlah 81 orang yang terdiri dari 30 orang prodi IPOL (Ilmu Politik) dan 51 orang dari prodi IAN (Ilmu Administrasi Negara).

“Peserta yudisium yang memperoleh piagam penghargaaan sebagai lulusan terbaik dari Prodi Ilmu Administrasi Negara diraih oleh Nurmaghfirah dengan nilai IPK 3.88 dan dari Prodi Ilmu Politik bernama Nailis Wildany dengan jumlah IPK 3,78," sebutnya.

Kemudian Muhammad Thalal menambahkan, FISIP UIN Ar-Raniry telah meluluskan sebanyak 482 mahasiswa selama 4 (empat) tahun terakhir yang terdiri dari 157 orang mahasiswa IPOL dan 325 orang mahasiswa IAN.

Turut hadir dalam acara tersebut Dra Hj Tasnim Idris M.Ag, selaku Wakil Dekan II, Ketua Prodi Ilmu Administrasi Negara Eka Januar M.Soc., Sc., Ketua Prodi Ilmu Politik Dr Abdullah Sani, Lc., MA., Jalaluddin, S.Ag., M.Pd selaku Plt. KTU dan para staf/dosen di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan UIN Ar-Raniry Banda Aceh.(*)

Baca juga: Tiga Korban Tabrakan Inova versus Bus Harapan Indah Jalani Operasi di RSUD Langsa

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved