Internasional
Arab Saudi Dukung Perpanjangan Gencatan Senjata di Yaman Oleh PBB
Pihak-pihak yang bertikai di Yaman sepakat untuk memperpanjang gencatan senjata saat ini selama dua bulan hingga 2 Oktober 2022.
SERAMBINEWS.COM, NEW YORK - Pihak-pihak yang bertikai di Yaman sepakat untuk memperpanjang gencatan senjata saat ini selama dua bulan hingga 2 Oktober 2022.
Mereka juga berkomitmen untuk terlibat dalam pembicaraan intensif yang ditujukan untuk perjanjian gencatan senjata yang lebih besar, kata PBB.
Utusan khusus PBB untuk Yaman Hans Grundberg menyampaikan terima kasih atas dukungan dari Arab Saudi, Oman, dan Dewan Keamanan PBB.
Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menyatakan dukungan Kerajaan untuk upaya Grundberg mempromosikan perdamaian dan stabilitas di Yaman.
Kementerian menyatakan apa yang disebutnya posisi tegas dan dukungan Arab Saudi untuk inisiatif yang akan menjamin keamanan dan stabilitas di Republik Yaman.
Sehingga, diharapkan akan mencapai solusi politik yang komprehensif, seperti dilansir Arab News, Kamis (4/8/2022).
Baca juga: KSRelief Arab Saudi Bantu Operasi Pemisahan Kembar Siam dari Yaman
"Gencatan senjata itu sejalan dengan inisiatif Kerajaan untuk mengakhiri krisis di Yaman dan mencapai solusi politik yang diumumkan pada Maret 2021," tambah Kementerian.
Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menyatakan tujuan dari gencatan senjata ini untuk mencapai gencatan senjata permanen dan komprehensif di Yaman.
Dimana, akan dapat memulai proses politik antara pemerintah Yaman dan Houthi.
Arab Saudi juga menyoroti Houthi di Yaman harus mematuhi pedoman gencatan senjata dengan membuka koridor kemanusiaan di Taiz.
Dengan harapan, akan meringankan penderitaan warga dan menyimpan dana di Bank Sentral Yaman agar warga sipil dapat menerima uang bulanan.(*)
Baca juga: Tim Dokter Arab Saudi Berhasil Pisahkan Kembar Siam Asal Yaman
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Milisi-Houthi-Gelar-Pertemuan-di-Sanaa-Yaman.jpg)