Breaking News:

Mihrab

Islam Menjunjung Tinggi Kebersihan

ULAMA terdahulu dalam menulis kitab-kitab fiqih, sistematika dalam karyanya dibagi menjadi empat pokok pembahasan utama, yaitu mengenai ibadah

Editor: bakri
Headshot Serambi on TV
TGK SAIFUL HADI, Pengurus ISAD 

ULAMA terdahulu dalam menulis kitab-kitab fiqih, sistematika dalam karyanya dibagi menjadi empat pokok pembahasan utama, yaitu mengenai ibadah, muamalah, munakahat dan jinayat.

Pengurus Ikatan Sarjana Alumni Dayah (ISAD) Aceh, Tgk Saiful Hadi MT mengatakan, bab mengenai ibadah sering dijadikan landasan awal pembahasan yang erat sekali hubungannya dengan shalat.

“Dengan adanya bab ini menunjukkan betapa Islam sangat menjunjung tinggi nilai-nilai kebersihan, terdapat banyak ayat dan hadist Rasulullah yang membahas tentang hal tersebut, misalkan seperti yang tersebut dalam QS Al Mudatstsir ayat 4 dan hadis riwayat Muslim ‘Bersuci adalah setengah dari keimanan,” ujarnya.

Menurutnya, ada dua kriteria masjid yang ramah lingkungan.

Pertama adalah konsep daur ulang air.

“Dalam pembahasan fiqih Mazhab Syafi’i, disebutkan bahwa kualitas air terbagi menjadi empat macam, yaitu, air mutlaq, mustakmal, musyammas, dan mutanajis,” kata Tgk Saiful.

Dari empat macam jenis air tersebut, hanya air mutlaq saja yang boleh digunakan untuk bersuci, sementara air mustakmal biarpun statusnya masih suci namun tidak bisa digunakan untuk bersuci.

Secara hukum air mustakmal masih suci namun sudah kehilangan kemampuan untuk mensucikan, namun demikian air itu masih boleh dipakai untuk keperluan lain misalkan untuk mencuci tangan.

Baca juga: Arab Saudi Kerahkan 700 Pengawas Kebersihan dan Layanan di Masjidil Haram

Baca juga: Duta Wisata Nagan Raya Ajak Wisatawan Patuhi Protkes di Objek Wisata, Sari: Ayo Jaga Kebersihan

Para ulama menjelaskan, air mustakmal jika dikumpulkan pada suatu tempat sehingga volumenya menjadi 2 kullah, maka air tersebut statusnya kembali menjadi air yang mutlaq.

“Sehingga bisa kembali digunakan untuk bersuci,” tutur alumni Dayah Darul Aman Lubuk Aceh Besar ini.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved