Internasional
Hamas Tuduh Israel Ingin Perang Lagi, Bantai Warga Sipil Palestina
Juru bicara Hamas di Jalur Gaza, Palestina Fawzi Barhoum mengatakan musuh Israel ingin mengobarkan perang lagi.
SERAMBINEWS.COM, KOTA GAZA - Juru bicara Hamas di Jalur Gaza, Palestina Fawzi Barhoum mengatakan musuh Israel ingin mengobarkan perang lagi.
Dia menegaskan Israel kembali melakukan kejahatan baru dengan menyerang warga sipil Palestina.
"Israel harus membayar harga dan memikul tanggung jawab penuh untuk itu," tegas Barhoum, seperti dilansir AP, Sabtu (6/8/2022).
Sedangkan kelompok Jihad Islam lebih kecil dari Hamas tetapi sebagian besar berbagi ideologinya.
Kedua kelompok tersebut menentang keberadaan Israel.
Bahkan, telah melakukan sejumlah serangan mematikan bersama selama bertahun-tahun, termasuk penembakan roket ke Israel.
Tidak jelas seberapa besar kendali Hamas atas Jihad Islam.
Baca juga: Pasukan Israel Tutup Perbatasan Jalur Gaza, Cegah Pembalasan Kelompok Jihad Islam
Israel menganggap Hamas bertanggung jawab atas semua serangan yang berasal dari Jalur Gaza.
Israel dan Mesir telah mempertahankan blokade ketat atas wilayah itu sejak pengambilalihan Hamas.
Israel mengatakan penutupan itu diperlukan untuk mencegah Hamas membangun kemampuan militernya.
Tetapi, para kritikus mengatakan kebijakan itu merupakan hukuman kolektif.
Mohammed Abu Selmia, Direktur Rumah Sakit Shifa, mengatakan rumah sakit menghadapi kekurangan setelah Israel memberlakukan penutupan penuh di Jalur Gaza awal pekan ini.
Dia mengatakan ada cukup persediaan dan obat-obatan penting untuk menopang rumah sakit selama lima hari di waktu normal,
Tetapi dengan babak baru pertempuran yang sedang berlangsung, mungkin bisa habis setiap saat.(*)
Baca juga: Liga Arab Serukan Boikot Israel, Kejahatan Terhadap Warga Palestina Makin Menggila
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Warga-Tepi-Barat-Kutuk-Serangan-udara-Israel-ke-gaza.jpg)