Breaking News:

Luar Negeri

Makin Panas! China Perluasan Latihan Perang, Taiwan Simulasi Tembakan Langsung Artileri Howitzer

Taipei juga membantah bahwa simulasi ini merupakan reaksi terhadap latihan perang China yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Editor: Faisal Zamzami
AFP PHOTO/SAM YEH
Tentara militer Taiwan menembakkan Howitzer 155 mm selama latihan anti-pendaratan langsung di daerah Pingtung, Taiwan selatan pada 9 Agustus 2022. 

Di ibu kota Taiwan, Taipei, menteri luar negeri Joseph Wu menuduh Beijing menggunakan kunjungan Pelosi sebagai alasan persiapan operasi China invasi Taiwan.

China telah menggunakan latihan dan pedoman militernya untuk mempersiapkan invasi ke Taiwan,” katanya kepada wartawan, menyebut latihan perang itu sebagai “pelanggaran berat” terhadap hak-hak wilayah itu.

“Setelah latihan berakhir, China mungkin mencoba untuk merutinkan tindakannya dalam upaya untuk menghancurkan status quo jangka panjang di Selat Taiwan,” katanya dilansir dari Al Jazeera.

Wu menilai, langkah-langkah semacam itu mengancam keamanan regional dan memberikan “gambaran yang jelas tentang ambisi geostrategis China di luar Taiwan.

Diplomat tinggi Taiwan itu pun mendesak dukungan internasional yang lebih besar untuk menghentikan China secara efektif mengendalikan selat itu.

Skala dan intensitas latihan China – serta keputusannya untuk memutuskan beberapa komunikasi dengan AS – telah memicu kekhawatiran di Washington. Tetapi Presiden AS Joe Biden mengatakan dia tidak mengharapkan eskalasi.

 

“Saya tidak khawatir, tetapi saya prihatin mereka ( China) bergerak sebanyak yang mungkin mereka bisa lakukan. Tapi saya tidak berpikir mereka akan melakukan sesuatu yang lebih dari itu," kata Biden kepada wartawan di Pangkalan Angkatan Udara Dover pada Senin (8/8/2022).

 
Seorang pejabat senior Pentagon juga mengatakan kepada Reuters bahwa Washington tetap berpegang pada penilaian sebelumnya, bahwa Beijing tidak akan mencoba menyerang Taiwan dalam dua tahun ke depan.

Wakil Menteri Pertahanan untuk Kebijakan Colin Kahl mengatakan militer AS akan terus melakukan pelayaran melalui Selat Taiwan dalam beberapa minggu mendatang.

China, sementara itu, telah membela perilakunya sebagai sikap "tegas, kuat, dan pantas".

“(Kami) hanya mengeluarkan peringatan kepada para pelaku,” juru bicara kementerian luar negeri Wang Wenbin mengatakan pada briefing reguler, menjanjikan China akan “dengan tegas menghancurkan ilusi otoritas Taiwan mendapatkan kemerdekaan melalui AS”.

“Kami mendesak AS untuk melakukan refleksi yang sungguh-sungguh, dan segera memperbaiki kesalahannya.”

Baca juga: Sah Bercerai, Sule Wajib Beri Nathalie Holscher 2 Mobil Alphard, Rumah, dan Nafkah 25 Juta per Bulan

Baca juga: VIDEO Polisi Angkut 1 Boks Kontainer Diduga Barang Bukti dari Rumah Pribadi Ferdy Sambo

Baca juga: Bentrok Antar Massa, Kantor Pemuda Pancasila Dibakar, Polisi Dibacok, Kepling hingga Warga Ditembak

Kompas.com: China Perluasan Latihan Perang, Taiwan Simulasi Tembakan Langsung Artileri Howitzer

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved