Senin, 13 April 2026

Putri Menangis di Dalam Kamar Selama Penggeledahan di Rumah Ferdy Sambo

Yoseh menyebut selama penggeledahan berlangsung, istri Sambo Putri Candrawathi berada di dalam rumah.

kolase Tribunmanado/ HO
Foto Brigadir J, Bharada E serta Eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi 

 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Yosef, Ketua RT 07 RW 002 Yosef di kediaman pribadi Irjen Ferdy Sambo di Jalan Saguling III, Duren Tiga, Kalibata, Jakarta Selatan, menceritakan momen ketika tim Korps Brimob Polri, Propam, hingga Inafis melakukan penggeledahan di rumah pribadi mantan Kadiv Propam Polri itu pada Selasa (9/8) malam.


Penggeledahan itu dilakukan tepat saat Sambo ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Yoseh menyebut selama penggeledahan berlangsung, istri Sambo Putri Candrawathi berada di dalam rumah. Namun, Putri tidak mengikuti penggeledahan tersebut. Ia hanya berada di dalam kamar.

"Baik-baik aja (kondisinya), cuma ibu di kamar aja. Agak shock gitu menangis, dan pengacara bilang dia nangis gitu aja," kata Yosef kepada awak media di kediamannya di Jalan Saguling III, Duren Tiga, Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (10/8/2022).

Sebagai ketua lingkungan Yosef menjadi salah satu pihak yang dilibatkan untuk masuk ke dalam rumah pribadi Sambo menyaksikan proses penggeledahan oleh polisi.

Baca juga: Di Tengah Wabah PMK, Masyarakat Diminta Tak Ragu Konsumsi Daging: Tidak Menular pada Manusia

Baca juga: MTQ Peusangan Raya Digelar di Kompleks Terminal Matangglumpang Dua, Peringati 17 Tahun MoU Helsinki

Baca juga: Kunker ke Padang, Pj Wali Kota Lhokseumawe Semangati Ratusan Praja Muda IPDN Kampus Sumbar

Namun meski ikut masuk ke dalam rumah, Yosef mengaku tidak dapat berkomunikasi langsung dengan Putri Candrawathi mengingat kondisi istri Ferdy Sambo itu yang masih shock dan kerap menangis.

"Katanya sih dia menangis terus, jadi susah gitu ya kita (berkomunikasi, red)," ucap Yosef.

Adapun petugas yang melakukan penggeledahan kata Yosef terdiri dari penyidik Bareskrim Polri dan juga beberapa polisi wanita (Polwan). Selain itu, kuasa hukum Putri Candrawathi juga terlihat mendampingi penggeledahan tersebut.

"Itu ada dia di dalam, saya masuk ada ibu Putri, ada pengacara wanita, Polwan satu, Bareskrim ada 4," katanya.

Baca juga: Presiden Korea Selatan Minta Maaf ke Rakyatnya, Banjir Menyebabkan Kematian dan Kerusakan

Baca juga: Bumbu Rendang Asal Sumatera Barat Masuk Pasar Eropa, Disukai Masyarakat Jerman dan Swiss

Baca juga: Fitur Baru WhatsApp yang akan Launching Bulan Ini, Pengguna Bisa Diam-diam Keluar dari Grup!

Dalam penggeledahan yang dilakukan kurang lebih 9 jam tersebut Yosef juga melihat pihak kepolisian membawa beberapa barang dari rumah Ferdy Sambo. Barang-barang tersebut dimasukkan ke dalam satu box container. Kendati demikian, dirinya tidak memerinci apa saja yang dibawa oleh polisi.

"Penyidik ngambil barang ada satu box. Satu box dibawa ada di catatannya, itu yang dibawa apa aja ada lengkap. Kita ikut nyaksiin," tukas dia.

Rumah pribadi Ferdy Sambo di Jalan Saguling III, Duren Tiga, Kalibata, Jakarta Selatan itu didatangi sejumlah anggota Propam Polri hingga anggota Brimob Polri pada Selasa (9/8) malam. Dalam pantauan Tribunnews.com, anggota Korps Brimob yang diterjunkan ke lokasi terpantau memegang senjata laras panjang sambil berjaga di lokasi.(tribun network/riz/dod)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved