Internasional
Serangan Mendadak Roket Ukraina Hancurkan Lapangan Terbang Rusia di Krimea
Serangan mendadak roket Ukraina ke lapangan terbang Rusia menghancurkan sebanyak 9 jet tempur Rusia.
SERAMBINEWS.COM, KIEV - Serangan mendadak roket Ukraina ke lapangan terbang Rusia menghancurkan sebanyak 9 jet tempur Rusia.
Gambar satelit menunjukkan kehancuran lapangan terbang Rusia di Krimea yang diduduki setelah serangan pada Selasa (9/8/2022).
Spesifik serangan itu tetap tidak jelas dan Ukraina menghindari mengambil tanggung jawab.
Meskipun Angkatan Udara Ukraina pada Kamis (11/8/2022) memposting kegembiraan dari pesawat Rusia yang hancur.
Rusia telah menyatakan kerusakan itu karena kecelakaan dan tidak menghancurkan sesuatu yang signifikan, klaim yang bertentangan dengan citra dari beberapa sumber.
Selain pesawat, setidaknya tiga bangunan tampak hancur di pangkalan udara angkatan laut Saki di Krimea, semenanjung yang direbut Rusia dari Ukraina pada 2014.
Baca juga: Steven Seagal Muncul di Ukraina Sebagai Juru Bicara Rusia, Menentang Roket Mobilitas Tinggi Ukraina
Gambar satelit dari Planet Labs memberikan gambar Saki sebelum dan sesudah
Jet tempur Sukhoi yang hancur jenis jet Su-30 dan Su-24, yang keduanya telah digunakan selama beberapa dekade oleh Angkatan Udara Rusia.
Su-24 untuk serangan yang tepat pada target darat, dimana Su-30 adalah pesawat tempur, dimaksudkan untuk menyerang pesawat lain.
Mengomentari gambar, Elliot Higgins, pendiri kelompok intelijen open-source Bellingcat, mencatat kawah yang sangat besar, banyak pesawat yang hancur, dan bangunan yang hancur.
"Dari yang saya tahu, banyak pesawat dan amunisi yang meledak di satu area menyebabkan kebakaran yang menyebar ke seluruh pangkalan," jelasnya.
"Meskipun satu-satunya kerusakan dari kebakaran itu yang terlihat adalah banyak rumput yang terbakar," katanya.
Baca juga: Ukraina Mustahil Kalahkan Rusia, Barat Tak Menduga Semangat Tentara Sangat Tinggi Mengusir Penjajah
"Saya tidak bisa memikirkan saat Rusia kehilangan banyak aset udara dalam satu hari," jelasnya.
"Mereka harus sangat khawatir tentang kemampuan Ukraina untuk melakukan serangan serupa di tempat lain," tulisnya .
Oryx, sebuah proyek yang mendokumentasikan kerugian militer Rusia,memberikan perkiraan yang lebih rendah dari setidaknya sembilan pesawat hancur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Markas-Udara-Rusia-di-Krimea-Rusak.jpg)