Breaking News:

Berita Banda Aceh

Pengusaha Makassar Minati Persiraja

Sejumlah pengusaha menyatakan berminat untuk masuk dan mengelola Persiraja Banda Aceh yang akan berlaga di Liga 2 musim ini

Editor: bakri
TRIBUN TIMUR.COM/SANOVRA JR
Salah satu Pemilik PSM, Sadikin Aksa meninjau kesiapan Stadion Gelora BJ Habibie (GBH) Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare, Sulsel, Sulsel, Minggu (5/6/2022). Stadion berkapasitas 20 ribu penonton ini akan diverivikasi oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan PSSI untuk dijadikan homebase PSM Makassar. 

BANDA ACEH - Sejumlah pengusaha menyatakan berminat untuk masuk dan mengelola Persiraja Banda Aceh yang akan berlaga di Liga 2 musim ini.

Terbaru, pengusaha asal Makassar, Sadikin Aksa disebutkan berminat terhadap klub berjuluk Laskar Rencong itu.

Sadikin Aksa merupakan seorang pengusaha sukses asal Sulawesi Selatan.

Selama ini ia juga terlibat dalam membantu PSM Makassar yang berlaga di Liga 1.

Informasi itu diungkapkan oleh Sekretaris Tim Transisi Persiraja, Ardiansyah pada, Jumat (12/8) di Pendopo Wali Kota.

“Tapi ini maksudnya berniat (masuk ke Persiraja),” ujarnya.

“Ada yang bertanya Persiraja dijual tidak? kami bilang tidak dijual dong , punya orang Aceh ngapain dijual ke Makassar,” ujarnya.

Selain pengusaha asal Makassar ini, sebelumnya juga ada pengusaha lokal yang berminat untuk melanjutkan estafet Nazaruddin Dekgam menangani Persiraja.

Namun, katanya, untuk proses selanjutnya, maka akan dilakukan pembicaraan antara pemilik saham, Nazaruddin Dekgam dengan calon investor tersebut.

Tim transisi dikatakannya hanya bertugas memfasilitasi, membantu agar klub tersebut tetap eksis Liga 2 Indonesia.

Baca juga: Tiga Investor Incar Persiraja, Resmi Daftar Liga 2

Baca juga: Berusahalah Selamatkan Persiraja Meskipun Sulit

“Tugas kita tim transisi telah selesai, telah berakhir, yang mana atensi publik selama ini untuk mendaftar dan menyelamatkan Persiraja telah kami laksanakan,” ujarnya.

Sebelumnya, ada sejumlah pengusaha yang berminat masuk ke Persiraja, seperti Konsorsium HIPMI, Anggota DPRA, hingga CEO Transcontinent, Ismail Rasyid.

Namun, nama terakhir langsung menyatakan mundur usai bertemu tim transisi Persiraja.

Secara umum, Ismail Rasyid berniat membantu Persiraja.

Karena ia juga ingin Aceh memiliki klub yang berlaga di pentas Liga Indonesia.

Namun karena belum menguasai dan mengetahui seluk-beluk bisnis pengelolaan klub sepak bola, ia menyatakan tak berminat mengakuisisi klub tersebut.

Ismail Rasyid menjelaskan, jika nanti memang ada beberapa pengusaha yang membentuk konsorsiumuntuk membantu Persiraja, ia pun menyatakan masih memungkinkan ikut membantu.

Ismail Rasyid memberi sinyal, jika dirinya tak berniat jadi ‘pemain tunggal’ di klub tersebut. (mun)

Baca juga: Ismail Rasyid Batal Akuisisi Saham Persiraja, Tim Transisi Minta Manajemen Lama Segera Lakukan RUPS

Baca juga: Dek Gam: Pj Gubernur Panggil Perusahaan-Perusahaan Besar di Aceh Selamatkan Persiraja

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved