Kesehatan
Waspada! 3 Bahaya Ini Mengintai Tubuhmu Jika Sering Mengonsumsi Makanan yang Digoreng
Tanpa disadari ternyata ada bahaya dibalik rasa nikmat dan gurihnya dari sajian makanan yang digoreng.
2. Diabetes
Mereka yang mengonsumsi 4-6 porsi gorengan per minggu, 39 persen lebih mungkin terkena diabetes tipe 2, dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi kurang dari satu porsi per minggu.
Demikian pula, mereka yang makan gorengan tujuh kali atau lebih per minggu adalah 55 % lebih mungkin untuk mengembangkan diabetes tipe 2, dibandingkan dengan mereka yang makan kurang dari satu porsi per minggu.
3. Obesitas
Makanan yang digoreng mengandung lebih banyak kalori daripada makanan yang tidak digoreng, jadi makan banyak dapat meningkatkan asupan kalori secara signifikan.
Lemak trans dalam makanan yang digoreng dapat memainkan peran penting dalam penambahan berat badan, karena dapat mempengaruhi hormon yang mengatur nafsu makan dan penyimpanan lemak.
Sehingga hal ini tentunya dapat menyebabkan obesitas jika dikonsumsi dalam jangka waktu yang Panjang.
Baca juga: 11 Khasiat Jahe Untuk Kesehatan yang Perlu Diketahui, Bantu Turunkan Kolesterol Hingga Gula Darah
Dr Zaidul Akbar Ungkap Bahaya Makan Gorengan yang Tidak Disadari, Begini Cara Menyiasatinya
Sementara itu, ahli esehatan sekaligus pendakwah, dr Zaidul Akbar juga mengungkap bahaya makan gorengan.
Gorengan merupakan salah satu makanan yang bisa memanjakan lidah.
Selain harganya yang terjangkau, gorengan memiliki cita rasa lezat yang membuat para penggemarnya rutin mengonsumsi makanan ini.
Namun, tahukah Anda? Ada bahaya makan gorengan yang jarang kita sadari?
Kebiasaan mengonsumsi makanan yang digoreng diketahui dapat meningkatkan berbagai risiko penyakit kronis.
Melansir kanal YouTube Suara Kebaikan pada Rabu (25/8/2021), dr Zaidul Akbar mengungkap bahaya makan gorengan.
Memulai videonya, dr Zaidul Akbar pertama kali mengulas bahan-bahan yang terdapat pada gorengan, beberapa diantaranya ialah tepung, minyak goreng, hingga sayur yang terdapat pada gorengan seperti bakwan hingga risol.