Salam
Bawa Anak ke Pantai, Orangtua Jangan Santai
Empat bocah yang sedang asyik mandi di pantai depan pabrik semen Lhoknga, Aceh Besar, terseret ombak besar yang datang tiba-tiba
Dan, beragam aktivitas seru pun mendukung wisata perairan menjadi destinasi yang serba ada.
Akan tetapi, di balik keuntungan holistik dari wisata perairan itu, ada risiko kecelakaan atau bencana yang perlu diantisipasi dan dimitigasi.
Musibah seperti wisatawan terbawa arus, tenggelam, atau bahkan kecelakaan terkait teknis infrastruktur menjadi kasus yang kerap terjadi.
Penyebabnya beragam, mulai dari human error atau kelalaian wisatawan yang tidak mematuhi aturan, hingga kelalaian petugas/pengelola yang tidak memastikan keamanan lokasi dan alat-alat wahana yang akan digunakan.
Kita tak mau bicara soal hak wisatawan dalam UU Kepariwisataan, sebab lokasi-lokasi wisata alam di Aceh umumnya dikelola secara amatiran.
Yang ada di sana hanya penjual makanan dan minuman, tak ada lifeguard atau petugas penjaga keselamatan di pantai.
Juga jarang ada rambu-rambu yang memberi peringatan bagi wisatawan atau pengunjung pantai.
Di sisi lain, berwisata ke alam memang kadang membuat perasaan hanyut dalam keindahan alam, serta aktivitas seru yang membuat banyak orang menjadi lalai.
Terkadang asyiknya menikmati alam dan berkegiatan membuat pengunjung abai terhadap adanya ancaman yang bisa muncul tiba-tiba.
Misalnya pada wisata pantai, ombak tinggi atau batas diperbolehkan berenang sering diacuhkan wisatawan.
Para orangtua yang membawa anak-anaknya ke pantai sering lupa mengawasinya.
Padahal, setiap kali ada tragedi yang merenggut nyawa anak-anak di pantai-pantai, selalu diingatkan agar berhati-hati, apalagi pada musim-musim tertentu.
Makanya, kali ini pun kita mengingatkan lagi bahwa setiap kali membawa anak-naka ke pantai, apalagi untuk berenang, maka orang tua tidak boleh santai, Harus mengawasinya secara serius.
Ini penting, mengingat hingga kini umumnya lokasi-lokasi wisata panati di Aceh belum tersedia lifeguard yang siaga di sana.
Nah?!
Baca juga: Laut Lhoknga Kembali Telan Korban, 4 Anak Terseret Arus Saat Mandi, 1 Meninggal dan 1 Masih Hilang
Baca juga: Pemancing yang Dilaporkan Hilang Ditemukan Meninggal di Lhoknga, Bernama Nazaruddin Warga Lingom