Senin, 27 April 2026

Berita Aceh Tamiang

Warga Terganggu Eksplorasi Minyak Di Kampung Dalam Tamiang, Cuma Diberi Beras dan Mi Instan

Eksplorasi minyak di Kampung Dalam, Aceh Tamiang dinilai mengabaikan faktor keselamatan

Editor: bakri
Serambinews.com
Anggota DPRA Asrizal Asnawi meninjau lokasi eksplorasi minyak di Kampung Dalam, Karangbaru, Aceh Tamiang, Senin (15/8/2022) 

KUALASIMPANG - Eksplorasi minyak di Kampung Dalam, Aceh Tamiang dinilai mengabaikan faktor keselamatan.

Kegiatan ini juga dilaporkan menimbulkan polusi suara dan udara serta menyebabkan sebagian rumah rusak.

Hal ini diungkapkan warga kepada anggota Komisi II DPRA, Asrizal Asnawi ketika meninjau lokasi eksplorasi di Dusun Bahagia, Kampung Dalam, Karangbaru, Aceh Tamiang, Senin (15/8/2022) siang.

Asrizal datang bersama Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), dan Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Safaruddin.

“Dua bulan lalu warga melaporkan kepada saya tentang kegiatan pengeboran minyak yang menimbulkan beberapa dampak, seperti mual, sesak nafas, dan dinding rumah retak,” kata Asrizal.

Dalam kunjungan ini, Asrizal sempat berkeliling di lokasi pengeboran dan mendatangi beberapa rumah yang rusak.

Poin penting yang menjadi catatan politisi PAN ini ialah pelaksana proyek mengabaikan faktor keselamatan penduduk.

Sebab dari amatan dan pengakuan warga, kerusakan ini disebabkan getaran akibat eksplorasi minyak yang dilakukan 24 jam, sedangkan serangan sesak nafas dan mual disebabkan aroma minyak yang sangat kental.

Baca juga: Pengeboran Sumur Eksplorasi Timpan-1, Perusahaan Inggris Temukan Harta Karun Migas di Aceh

Baca juga: Perusahaan Asal Inggris Eksplorasi di Aceh

“Kita lihat di areal ini tidak ada ditutupi, siapa saja bebas masuk.

Padahal di sini ada kolam limbah, semburan api, ini sangat berbahaya,” kata Asrizal.

Dari amatan langsung ini setidaknya terlihat ada empat kolam berukuran besar.

Masing-masing kolam berisi air dan sangat mengancam keselamatan anak-anak.

Letak kolam dan semburan api yang condong ke arah pemukiman juga menjadi sorotan.

“Ini menjadi pertanyaan, mengapa letak kolam dan semburan api tidak diarahkan ke sungai, tapi justru sebaliknya ke arah rumah warga.

Ini sangat berbahaya bagi penduduk,” ungkap salah satu warga di lokasi.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved