Sabtu, 18 April 2026

Berita Aceh Barat

Kemenag Aceh Barat Luncurkan Madrasah Digital

Madrasah digital ini merupakan madrasah perdana di Aceh Barat yang menerapkan proses belajar mengajar (PBM) secara penuh.

Penulis: Sadul Bahri | Editor: Taufik Hidayat
Dok Humas
Bupati Aceh Barat, H Ramli MS dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Dr H Iqbal MAg saat meluncurkan madrasah digital dengan membuka selubung papan nama, Kamis (18/82022), di MTsS Harapan Bangsa Meulaboh 

Kakanwil menjelaskan, generasi saat ini sudah sangat paham dengan penggunaan teknologi. Oleh karena itu, dengan adanya madrasah digital dapat mengarahkan siswa untuk belajar secara digital dan meminimalisir penggunaan secara negatif.

“Dulu siswa menenteng banyak buku, sekarang dengan madrasah digital siswa hanya membawa satu laptop saja. Semoga seluruh madrasah di Aceh Barat dapat menerapkan program ini,” tambahnya.

Selain itu, Iqbal juga mengaku terharu melihat siswa MTsS Harapan Bangsa Meulaboh yang sudah menguasai empat bahasa secara fasih.

Menurutnya penguasaan bahasa asing sangat penting, ditambah Kabupaten Aceh Barat merupakan kawasan industri, dan banyak dikunjungi oleh orang asing.

Namun Iqbal juga mengingatkan, selain menguasai bahasa asing, juga jangan melupakan bahasa daerah dan bahasa ibu pertiwi, baik bahasa Aceh maupun bahasa Indonesia.

“Bahasa Aceh dan bahasa Indonesia yang paling utama, jangan lupakan bahasa kita sendiri,” pungkasnya.

Selain itu, Bupati Aceh Barat, H Ramli MS menyambut baik dan mengapresiasikan madrasah digital di Kabupaten Aceh Barat dan terus mendukung program tersebut.

Ramli mengatakan, digitalisasi merupakan salah satu sistem pengendalian, oleh karenanya walaupun telah menerapkan kelas digital, namun juga jangan melupakan sistem manualisasi. Hal tersebut untuk mengantisipasi hilangnya ilmu pengetahuan.

Menurutnya, saat ini teknologi informasi dikuasai oleh orang asing, yang kapan saja dapat memberhentikan sistem digitalisasi.

Selain itu, Ramli mengaku bangga dengan madrasah yang mampu menjadi lembaga pendidikan pilihan masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Aceh Barat. Ia juga bangga dengan penguasaan bahasa asing oleh siswa madrasah.

Ramli menyampaikan kepada madrasah Kabupaten Aceh Barat, untuk segera menyampaikan proposal pengusulan perlengkapan alat sarana dan prasarana yang dibutuhkan pada program madrasah digital dan pembelajaran bahasa asing kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, agar dapat diusulkan pada rencana anggaran tahun 2023 mendatang.(*)

Baca juga: Jaksa Tetapkan 3 Tersangka Kasus Pembangunan Lab Bahasa di Aceh Barat, Kerugian Negara Rp 258 Juta

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved