Berita Regional
Memilukan! Bocah SD Dirudapaksa Ayah Kandung Berkali-kali, Korban juga Disiksa dan Dipaksa Mencuri
Secara bejat, ia tega menjadikan anak gadisnya yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) sebagai budak seks dengan dirudapaksa berkali-kali.
“Kok bisa ada ayah sebiadab itu yang tega berbuat seperti itu kepada anak kandungnya sendiri," jelasnya.
Dwi menuturkan, saat bercerita, muridnya itu menangis karena takut akan disiksa oleh ayah kandungnya.
Bahkan seingat korban, dirinya sudah digauli oleh ayah kandungnya itu sebanyak kurang lebih empat kali di tempat yang berbeda.
"Katanya (korban-red), dia udah dirudapaksa sama ayahnya sekitar empat kali, ada yang dilakukan di dapur, di kamar bahkan ada yang di hutan,” beber guru korban.
Baca juga: Tersangka Rudapaksa Gadis Usia 16 Tahun Terancam 15 Tahun Penjara, Korban Sempat Diancam Bunuh
“Tapi kalau kata kepolisian ada 7 kali, nanti jelasnya mungkin nunggu pengakuan pelaku, karena memang sudah ditangkap oleh polisi," jelasnya.
Tak hanya itu, selain dirudapaksa, korban juga kerap disiksa bahkan disuruh mencuri oleh ayah kandungnya itu.
Selain itu, korban juga sering diancam akan dibunuh jika memberi tahu perbuatan keji ayahnya itu kepada orang lain.
"Ayahnya itu udah bukan manusia lagi, sifatnya udah kayak iblis. Masa anaknya disuruh nyuri terus dia yang ngambil uangnya,” tandas guru korban dengan geram.
“Kadang-kadang kalau anaknya dapat beasiswa, uangnya diambil sama dia (pelaku-red)," ungkapnya.
Ia menjelaskan, orang tua korban sudah lama berpisah dan korban dipaksa oleh ayahnya untuk tinggal bersama dirinya.
Baca juga: Tahun 2022, 9 Perkara Rudapaksa Terhadap Anak Masuk ke MS Jantho, 4 Diantaranya Ada Hubungan Darah
Padahal, ayahnya tersebut kerap menganggur dan dikenal suka mabuk-mabukan.
"Ayah korban ini memang suka KDRT sama keluarganya, termasuk sama istrinya. Dan anaknya itu sebenarnya mau tinggal sama ibunya, tapi enggak dibolehin," ujarnya.
Karena sudah yakin dengan cerita dan pengakuan dari korban, sang guru berkoordinasi dengan kepala sekolah untuk melaporkan kejadian itu ke Polsek Sungaiselan.
"Jadi kemarin waktu pulang sekolah, sengaja saya tungguin bapaknya itu yang kebetulan mau jemput korban," terangnya.
Lanjut dia, ketika bapaknya datang ke sekolah, dia pun bertanya secara langsung kepada yang bersangkutan dan memarahinya karena telah berbuat tega dan kurang ajar kepada putrinya sendiri.