Pembunuhan Brigadir J

Ferdy Sambo Kembali Menangis, Merasa Menyesal Libatkan Bharada E dalam kasus Pembunuhan Brigadir J

Kalau pengakuan FS dia hanya merancang dan memerintahkakan Richard untuk menembak, sementara versi Richard dipanggil kemudian diperintahkan dan ketika

Editor: Ansari Hasyim
Thumbnail Serambi On TV
Ferdy Sambo dan Istri Sempat Ngobrol di Rumah Pribadi Satu Jam Sebelum Kejadian 

"Kompolnas akhirnya saya minta menarik diri dari (skenario) tembak menembak. Tidak ada tembak menembak, yang ada adalah penembakan," jelasnya.

Belakangan memang tergambar bahwa yang terjadi di rumah dinas itu bukan baku tembak seperti cerita pertama yang disampaikan oleh polisi.

Peristiwa sebenarnya adalah pembunuhan berencana, dengan otak pelaku utama adalah Irjen Pol Ferdy Sambo.

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyebut ada indikasi Brigadir Yoshua Nofriansyah Hutabarat atau Brigadir J ditembak lebih dari satu senjata.

Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik mengatakan terdapat perbedaan besaran lubang bekas tembakan di tubuh Brigadir J.

Namun untuk membuktikan indikasi tersebut, pihaknya akan menunggu hasil autopsi ulang.

"Nanti uji autopsi ulang itu sangat membantu, ada perbedaan besaran lubang di jenazah antara satu sisi dan sisi yang lain."

"Jadi ini nanti kalau seandainya terbukti dalam autopsi ulang, akan membuktikan bahwa dia tidak mungkin ditembak satu senjata, berarti ada dua senjata. Itu titik krusial di autopsi kedua penting untuk menjawab."

"Walaupun kami mengindikasikan bahwa ini tidak mungkin satu senjata," kata Taufan, Kamis (18/8/2022) dalam acara Kompas Siang KompasTv.

Taufan juga mengatakan, pihaknya kini mendalami satu hal krusial yakni perbedaan pernyataan antara Bharada E dan eks Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo.

"Yang sedikit krusial disini adalah perbedaan pengakuan."

"Kalau pengakuan FS dia hanya merancang dan memerintahkakan Richard untuk menembak, sementara versi Richard dipanggil kemudian diperintahkan dan ketika di TKP diperintahkan lagi untuk mengeksekusi, menurut dia (Richard) hanya mengeksekusi beberapa tembakan awal tapi eksekusi terakhir dilakukan oleh FS," kata Taufan.

Perbedaan keterangan dari dua tersangka tersebut kini masih terus dikaji.

"Nah ini kan perbedaan yang harus diuji lagi untuk memastikan siapa yang sebetulnya menembak."

"Walaupun kami menduga sangat kuat bahwa tidak mungkin Bharada E itu menembak sendiri," lanjutnya.(*)

CCTV Berisi Rekaman Vital Ditemukan, Putri Candrawati Susul Suami Jadi Tersangka

Viral Pemain Futsal Tega Keroyok Pengendara dan Anak Balita di Pelukan Korban

Putri Candrawathi Tersangka Baru di Kasus Kematian Brigadir J, Kuasa Hukum Buk PC Merasa Di-prank

Artikel ini telah tayang di TribunNewsmaker.com dengan judul Tangis Ferdy Sambo Hancurkan Masa Depan Bharada E, Ungkap Sesal Libatkan dalam Pembunuhan Brigadir J

Baca berita lainnya di sini

Sumber: TribunNewsmaker
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved