Breaking News:

Persiraja

Peralihan Saham Persiraja Selesai, Rahmat Djailani: Tidak Perlu Kata Semoga Ada Mukjizat

Tidak ada istilah Persiraja tidak bisa main tanggal 5 September nanti. Insyaallah bisa main, jika kontrak sudah siap.

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Taufik Hidayat
Serambinews.com
Mantan Sekum Persiraja Banda Aceh, Rahmat Djailani berbicara pada konferensi pers di Pendopo Wali Kota, Senin (22/8/2022). 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Mantan Sekretaris Umum (Sekum) Persiraja Banda Aceh Rahmat Djailani mengatakan bahwa proses akuisisi 80 persen saham dari Nazaruddin Dek Gam ke Zulfikar SBY berlangsung secara kekeluargaan.

"Hana greh groh, hana gerasak gerusuk. Merumpok dua-lhee go, jak laju bak notaris. (Tidak ribut-ribut. Tidak gerasak gerusuk. Bertemu dua tiga kali, langsung pergi ke notaris," kata Rahmat yang mewakili Nazaruddin Dek Gam dalam konperensi pers di Pendopo Wali Kota Banda Aceh, Senin (22/8/2022).

"Hana peugah (tidak ngomong) Dek Gam berat melepaskan ( Persiraja). Hana peugah nyan kamoe (Tidak ngomong itu kami). Semoga ada mukjizat, tidak perlu seperti itu," sambungnya menyindir Tim Transisi Persiraja yang sebelumnya mengeluarkan kalimat terakhir.

Rahmat mengatakan akuisisi saham manyoritas itu terjadi karena adanya pembicaraan intens antara Dek Gam dengan Zulfikar SBY sehingga persoalan tersebut diakhiri dengan terjadinya peralihan saham ke Zulfikar SBY.

"Saya mengucapkan selamat bekerja kepada ustaz Zul dan seluruh tim pengurus. Kepada teman-teman semuanya terutama media, ayo dukung penuh ustaz Zulfikar dan teman-teman," harapnya.

"Kuncinya di media, ustaz. Walaupun kalah tetap tulis yang bagus. Supaya penonton penuh. Karena itulah yang mendukung Persiraja dan mendukung keuangan Persiraja," tambah dia.

Persiraja Banda Aceh, lanjut Rahmat, kali ini dipimpin oleh seorang ustaz yang tidak ada kepentingan politik. "Presiden Persiraja kali ini ustaz. Tidak berpolitik. Nggak usah hubung-hubungkan dengan politik," imbuhnya.

"Dukung ustaz Zulfikar 100 persen. Dan saya pribadi siap 24 jam untuk mendukung proses pendaftaran untuk musim ini karena akunnya masih sama saya," kata dia lagi.

"Bereskan kontrak pemain, kasih ke saya, besok kita daftar, selesai semua. Jadi tidak ada istilah Persiraja tidak bisa main tanggal 5 (September 2022). Insyaallah bisa main selama kontrak sudah siap," tutup dia.(*)

Baca juga: Zulfikar SBY, Presiden Baru Persiraja Banda Aceh Gantikan Nazaruddin Dek Gam

Baca juga: Usai Akuisisi 80 % Saham Persiraja, Ini Pidato Perdana Zulfikar SBY, Presiden Baru Lantak Laju

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved