Breaking News:

Info Kota Sabang

Tim Penyidik Kejari Sabang Geledah Kantor DLHK

Perlu kami sampaikan saat ini tim penyidik sedang menunggu hasil perhitungan kerugian negara dari tim auditor Inspektorat Kota Sabang

Penulis: Aulia Prasetya | Editor: Muhammad Hadi
Foto : Humas Kejari Sabang
Tim Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Sabang geledah Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Sabang terkait kasus dugaan korupsi pengadaan lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Lhok Batee, Gampong Cot Abeuk, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, Rabu (24/8/2022). 

SERAMBINEWS.COM - Tim Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Sabang geledah Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Sabang terkait kasus dugaan korupsi pengadaan lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Lhok Batee, Gampong Cot Abeuk, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, Rabu (24/8/2022).

Terkait penyidikan Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi dalam kegiatan pembebasan lahan untuk pembangunan TPA sampah tahun anggaran 2020 sebesar Rp. 4.850.000.000.

Penggeledahan tersebut dilakukan setelah mendapat persetujuan izin dari Pengadilan Negeri Sabang Nomor: 12/Pen.Pid/2022/PN Sab tanggal 28 Juli 2022, yang langsung dipimpin Kajari Sabang Choirun Parapat, SH. MH.

Pada penggeledahan tersebut, tim kejaksaan menemukan dokumen yang dibutuhkan penyidik untuk memperkuat bukti tindak pidana korupsi pada kegiatan pembebasan lahan untuk pembangunan TPA Lhok Batee Cot Abeuk Kec. Sukajaya Kota Sabang T.A 2020.

Baca juga: Berantas Narkoba, BNN Kota Sabang Tes Urine Pejabat dan Pegawai BPKS

Kajari Sabang, Choirun Parapat, SH, MH mengatakan penggeledahan tersebut dilakukan untuk mencari dan mendapatkan dukumen-dokumen tambahan yang dibutuhkan tim penyidik yang sangat diperlukan untuk memperkuat pembuktian dan menetapkan calon tersangka.

“Perlu kami sampaikan saat ini tim penyidik sedang menunggu hasil perhitungan kerugian negara dari tim auditor Inspektorat Kota Sabang, dan setelah hasil perhitungan kerugian negara diterima penyidik, maka kami akan menetapkan tersangka perkara ini,” jelasnya.

Lebih lanjut Kajari mengungkapkan, penggeledahan itu berlangsung selama kurang lebih 4 jam dan penyidik berhasil membawa dokumen-dokumen yang diperoleh dari penggeledahan tersebut ke Kantor Kejaksaan Negeri Sabang untuk diteliti.(*)

Baca juga: Di Tengah Kenaikan Harga Minyak Dunia, Malaysia Umumkan Penurunan Harga BBM RON 97

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved