Breaking News:

Pemilu 2024

Panwaslih Lhokseumawe Ajak Masyarakat Ikut Awasi Pemilu 2024

Ketua Panwaslih Lhokseumawe, Teuku Zulkarnaen, mengatakan dalam diskusi tersebut pihaknya menyampaikan berbagai informasi terkait regulasi dan tahapan

Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Lhokseumawe menggelar diskusi media/working grup di Hotel Lido Graha, Lhokseumawe, Kamis, (1/9/2022). 

Laporan Zaki Mubarak I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Lhokseumawe menggelar diskusi media/working grup di Hotel Lido Graha, Lhokseumawe, Kamis, (1/9/2022).

Kegiatan tersebut terkait pengawasan Pemilu pada 2024 mendatang.

Sejumlah jurnalis di Lhokseumawe dan Aceh Utara ikut dalam acara tersebut.

Ikut jadi pemateri, Dosen Fisipol Universitas Malikussaleh Dr M Rizwan H Ali MA dengan topik “Peran dan Partisipasi Media dalam Pemilu Tahun 2024”.

Ketua Panwaslih Lhokseumawe, Teuku Zulkarnaen, mengatakan dalam diskusi tersebut pihaknya menyampaikan berbagai informasi terkait regulasi dan tahapan pemilu.

222 Ranting PPP Nagan Raya Siap Jadi Ujung Tombak Perjuangan di Pemilu 2024

Yaitu termasuk kegiatan apa saja yang telah dikerjakan Panwaslih Lhokseumawe selama ini.

“Saat ini sudah mulai tahapan pendaftaran dan verifikasi administrasi parpol. Sehingga kita lakukan adalah pengawasan secara melekat di kantor KIP," sebut Teuku Zulkarnaen, kepada Serambinews.com.

Selain itu sambungnya, juga melakukan pencermatan melalui Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) yang diberikan akun.

"Walaupun akun viewer untuk melakukan pencermatan terhadap keanggotaan partai politik yang sudah didaftar kepada KPU RI,” imbuhnya.

Tangani Pelanggaran Pemilu 2024, Panwaslih Pidie Gandeng Pengadilan Negeri Sigli

Oleh karena itu Zulkarnaen menambahkan, pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat apabila namanya dicatut atau dimasukkan ke dalam partai politik untuk segera menyampaikan pengaduan ke Panwaslih.

“Karena sejauh ini sudah ada lima orang yang sudah melapor dan mengalami kejadian seperti itu,"ujarnya.

Kemudian bila mereka meminta untuk dikeluarkan namanya sebagai anggota parpol maka Panwaslih sudah melaporkan kepada KPU RI melalui Sipol.

“Jadi ini semua agar masyarakat semua paham tentang aturan kepemiluan.

Dan bisa mengawasi secara partisipatif apapun yang menjadi tugas masyarakat,” demikian Zulkarnaen.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved