Senin, 27 April 2026

Berita Banda Aceh

Febri Nurrahmi, Dosen USK Peraih Juara Bergengsi di Australia

FEBRI Nurrahmi, dosen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Syiah Kuala (USK) berhasil meraih juara bergengsi

Editor: bakri
FOR SERAMBINEWS.COM
Febri Nurrahmi Dosen Ilmu Komunikasi USK Raih Juara Bergengsi di Australia 

FEBRI Nurrahmi, dosen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Syiah Kuala (USK) berhasil meraih juara 2 di kampus Australia dalam ajang ‘Three Minute Thesis (3MT) Competition’ yang berlangsung Kamis (1/9/2022).

3MT Competition adalah kompetisi bergengsi di kalangan mahasiswa doktoral, dimana mereka diminta mempresentasikan disertasinya dalam waktu maksimal 3 menit.

Kegiatan itu diinisiasi oleh The University of Queensland tahun 2008 sekaligus pemegang merek dagang terdaftar atas penggunaan logo dan merek Three Minute Thesis (3MT®).

Awalnya, Febri mengikuti ajang 3MT Competition ini dimulai dari level fakultas.

"Juara di setiap fakultas akan bertanding di level universitas," kata Febri kepada Serambi, Jumat (2/9/2022).

Sebagai peraih juara 1 di fakultasnya, Febri harus mewakili fakultasnya untuk berkompetisi dengan sembilan juara dari fakultas lain pada La Trobe University 3MT Championship, Kamis (1/9/2022) dan mendapat juara 2 3MT di universitas.

Nantinya, masing-masing juara di level universitas akan menjadi perwakilan universitas untuk bertanding di 3MT Asia Pasifik yang melibatkan universitas-universitas di Australia, New Zealand, Asia Tenggara, dan Asia Utara.

Dalam kesempatan tersebut, Febri dalam presentasi 3 menitnya membahas bagaimana bias media barat dalam pemberitaan syariat Islam di Aceh.

Febri menunjukkan kepada audiens yang notabene adalah orang barat dan nonmuslim bahwa media barat mengidentikkan syariat Islam di Aceh dengan cambuk, sehingga memberikan kesan yang negatif terhadap syariat Islam.

Baca juga: Lima Dosen USK Menangkan Hibah World Class Professor

Baca juga: Gapensi Aceh Tuntut Dosen USK Minta Maaf terkait Pernyataan Kontraktor Ambil Fee Proyek Pemerintah

Kemudian Febri menjelaskan definisi syariat dalam Islam.

Ia juga membahas perbedaan pemberitaan media Aceh tentang syariat dan bagaimana syariat Islam bagi masyarakat.

Di akhir presentasinya, ia menyarankan media untuk mengambil narasumber dari dalam untuk memahami syariat Islam secara utuh.

Febri juga menekankan bahwa untuk memahami syariat Islam secara utuh haruslah dari kacamata orang yang hidup dengan syariat itu sendiri.

Febri berharap dengan partisipatisipasinya di 3MT ini, ia bisa membantu melawan stigma negatif terhadap syariat Islam dan Aceh di Australia.

Profil Febri

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved