Kesehatan

Tak Banyak yang Tahu, Ternyata Kurang Tidur Bisa Bikin Depresi, Berikut 5 Cara Mengatasinya

Gejala depresi dapat mempengaruhi pola tidur begitupun sebaliknya gejala gangguan tidur (insomnia) dapat menyebabkan depresi.

Editor: Firdha Ustin
JCOM/FREEPIK.COM
Ilustrasi Gangguan Tidur. 

Tak Banyak yang Tahu, Ternyata Kurang Tidur Bisa Bikin Depresi, Ini 5 Cara Mengatasinya

SERAMBINEWS.COM – Kurang tidur menyebabkan berbagai risiko kesehatan, satu diantaranya adalah depresi.

Pola tidur yang buruk mengakibatkan seseorang menjadi depresi.

Hal tersebut diungkapkan dari sebuah penelitian University Of Michigan yang menyatakan kurang tidur dapat mengakibatkan depresi.

Untuk mencegah depresi maka peneliti menyarankan untuk tidur yang cukup dan teratur.

Gejala depresi dapat mempengaruhi pola tidur begitupun sebaliknya gejala gangguan tidur (insomnia) dapat menyebabkan depresi.

Insomnia adalah gejala umum dari depresi.

Baca juga: Tak Banyak yang Tahu, Tidur Mulai Jam Segini Baik untuk Kesehatan, dr Zaidul Akbar: Lemak Rontok

Penelitian tahun 2006, menyatakan tidur yang baik tidak kurang dari 6 jam dan tidak lebih dari 8 jam.

Mengubah pola tidur dapat mengurangi risiko terkena depresi, diantaranya dengan mengubah jam tidur yang sebelumnya tidur diatas jam 12 malam maka tidur dibawah jam 12, usahakan agar mendapatkan pola tidur yang teratur agar tubuh tetap fit ketika menjalankan kegiatan esok harinya.

Dilansir dari Healthline.com inilah langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas tidur sehingga mengurangi gejala depresi.

  • Makan-makanan yang sehat dan teratur
  • Lakukan olahraga minimal 30 menit sehari
  • Tidur sebelum jam 23:00 dan bangun sebelum jam 8:00
  • Kurangi menggunakan perangkat elektronik 2 jam sebelum tidur
  • Batasi waktu bermain gadget
  • Bermeditasi

Baca juga: Pilot Ketiduran Saat Bawa Pesawat, Pendaratan Telat 30 Menit, Operator ATC Bingung

Dokter Zaidul Akbar Sarankan Minum Jahe Kurma Sebelum dan Sesudah Tidur, Ini Khasiatnya

Berikut resep minuman herbal jahe kurma yang memiliki khasiat luar biasa dan menyehatkan tubuh kata dr Zaidul Akbar.

Minuman herbal merupakan minuman yang berasal dari bahan alami yang bermanfaat bagi tubuh.

Minuman herbal dipercaya memiliki khasiat yang bermanfaat untuk penyembuhan penyakit.

Anda bisa membuat salah satu minuman herbal yang terbuat dari bahan seperti jahe dan kurma sebagaimana resep sehat ala dr Zaidul Akbar.

Ahli kesehatan yang sering mengampanyekan hidup sehat dengan bahan herbal, dr Zaidul Akbar, kali ini berbagi resep dan cara pembuatan minuman herbal jahe kurma.

Resep tersebut dilansir Serambinews.com dari akun Instagram @zaidulakbar pada Selasa, (9/8/2022).

Minuman herbal jahe kurma ini dapat dikonsumsi sebelum tidur dan sesudah bangun tidur.

Jahe dikenal dengan manfaatnya sebagai penghangat, pembuang lendir, dan lain sebagainya.

Sedangkan kurma adalah superfood yang kaya asam amino dan nutrisi lain yang baik bagi tubuh.

Jahe dan kurma apabila digabungkan juga dapat memberikan manfaat lainnya pada tubuh yakni memperkuat sistem kekebalan tubuh, menyehatkan pencernaan, melancarkan BAB, hingga membuang lendir.

"Kurma sebagai sumber asam amino dan makanan terbaik untuk lambung kita karena merupakan superfood yang mengandung sebagian besar kebutuhan zat gizi kita.

Sebagai penghangat dan pembuang lendir dan segudang manfaat lainnya dan juga merupakan salah satu minuman penghuni surga," kata dr Zaidul Akbar.

Jika Anda ingin membuat minuman herbal jahe kurma ini, caranya cukup mudah.

Pertama rebus jahe, kemudian ambil bagian airnya saja.

Jumlah jahe yang digunakan dapat disesuaikan dengan selera, dimana lebih banyak penggunaan jahe maka akan lebih hangat.

Lalu ambil air jahenya kemudian masukan ke dalam blender lalu haluskan dengan daging buah kurma.

Seperti halnya jahe, jumlah kurma yang digunakan juga bergantung pada selera.

"Kurmanya ya setakarnya aja, kl saya sampe cukup memberi manis," lanjutnya.

Untuk mendapatkan seluruh manfaatnya, dr Zaidul Akbar menyarankan minumum herbal jahe kurma ini saat menjelang tidur atau setelah bangun tidur. (Serambinews.com/Tasya Mazulfa)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved