Breaking News:

Berita Aceh Besar

Tiga Hal Bisa Dilakukan untuk Bersyukur

Syukur diartikan mengakui nikmat itu datangnya dari Allah dan menggunakan nikmat tersebut dalam ketaatan kepada-Nya

Editor: bakri
Serambi on TV
Kenapa Manusia Tidak Pandai Bersyukur? - Jumat Mubarak 

BANDA ACEH - Selama ini kita sering mengucapkan rasa syukur atas nikmat Allah yang telah diberikan.

Namun ungkapan rasa syukur kita tersebut belum tentu diakui oleh Allah sebagai hamba yang bersyukur.

Syukur diartikan mengakui nikmat itu datangnya dari Allah dan menggunakan nikmat tersebut dalam ketaatan kepada-Nya.

Sedangkan orang yang tidak bersyukur dan menggunakan nikmat tersebut dalam kesesatan disebut kufur nikmat.

Seseorang yang dikatakan kufur nikmat adalah ketika dirinya diberi kesehatan badan oleh Allah tapi tidak menggunakan kepada perbuatan ibadah seperti ke masjid dan mendirikan shalat.

“Maka saat ini sangat sedikit orang yang bersyukur, sementara orang yang tidak bersyukur banyak sekali,” ujar Tgk Mustafa Husen Woyla SPdI dalam program ‘Jumat Mubarak’ yang tayang secara langsung di Youtube Serambi On TV dan Facebook Serambinews.com, Jumat (2/9/2022) sore.

Program yang mengangkat tema “Kenapa Manusia Tidak Pandai Bersyukur?” dipandu langsung oleh Jurnalis Serambi Indonesia, Agus Ramadhan.

Ia mengatakan, status hukum syukur dalam Islam adalah wajib, dan meninggalkan syukur itu merupakan perbuatan dosa.

“Allah membahas ayat tentang syukur itu ada 75 kali di dalam Al-Qur’an.

Baca juga: Terungkap, Dewi Perssik Bersyukur Diceraikan Angga Wijaya, Begini Penuturannya

Baca juga: Pernah Jadi Bagian dari Indonesia, Warga Timor Leste Ini Bersyukur Diberi Kesempatan untuk Sekolah

Dan uniknya itu dibarengi dengan ayat lainnya tentang orang yang tidak bersyukur,” tambahnya.

Tgk Mustafa mengungkapkan bahwa, ada tiga macam yang dapat dilakukan manusia untuk mengungkapkan rasa syukurnya kepada Allah atas nikmat yang telah diberikan.

Pertama, kata dia, bersyukur melalui lisannya seperti mengucap ‘Alhamdulillah’ atas nikmat yang telah Allah berikan.

Kedua melalui hatinya.

Hal ini dapat terlihat dari perbuatan kesehariannya yang tidak memiliki sifat-sifat jelek dan bahkan dia bersyukur atas setiap ujian yang Allah berikan.

“ Adapun ketiga adalah perilaku, tentunya ketika diberikan rezeki dia mau berzakat, berinfaq, dan membantu orang-orang yang membutuhkan,” terangnya.

Kanduri Laot maupun Kanduri Blang merupakan bentuk rasa syukur kita sebagai masyarakat Aceh kepada Allah atas nikmat yang telah diberikan.

“Ini adalah salah satu bentuk ungkapan syukur dengan dua macam, yakni diucapkan secara lisan dan dalam bentuk syukuran (perilaku),” papar Tgk Mustafa. (ar)

Baca juga: Mengaku Bertubi-tubi Masalah, Marshanda Bersyukur: Aku Masih Dikasih Berkah yang Besar

Baca juga: Setelah Bebas, Angelina Sondakh Bersyukur Harmonis dengan Reza Artamevia, Aaliyah & Zahwa Massaid

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved