Breaking News:

Internasional

Iran Akan Segera Membeli Jet Tempur Canggih Rusia Su-35

Pemerintah Iran sedang mempertimbangkan membeli jet tempur Sukhoi-35 dari Rusia.

Editor: M Nur Pakar
Wikipedia.org
Sukhoi Su-35 

SERAMBINEWS.COM, TEHERAN - Pemerintah Iran sedang mempertimbangkan membeli jet tempur Sukhoi-35 dari Rusia.

Kepala Angkatan Udara Hamid Vahedi mengatakan pembelian Su-35 dari Rusia sedang dipertimbangkan.

Dilaporkan, itu terjadi setelah militer Amerika Serikat mengatakan pekan lalu, Rusia mulai menerima drone bersenjata Iran untuk digunakan dalam perang Ukraina, dengan banyak terbukti rusak.

Baik Iran dan Rusia menjadi sasaran sanksi ketat.

Iran setelah AS secara sepihak menarik diri dari kesepakatan nuklir 2015 antara Teheran dan kekuatan dunia, dan Rusia sejak menginvasi Ukraina pada Februari.

Kedua negara telah menanggapi sanksi dengan meningkatkan kerja sama di bidang-bidang utama untuk membantu menopang ekonomi mereka.

Baca juga: Jet Tempur F-22 Raptor Milik AS Tak Tertandingi, Diklaim Bisa Dikalahkan Sukhoi Su-35 Rusia

Teheran dan Moskow telah bertahun-tahun dalam pembicaraan untuk pembelian jet Sukhoi 30, kesepakatan prospektif yang mendapat teguran keras dari Washington.

Tetapi Vahedi mengatakan pembelian Sukhoi sebanyak 30-an tidak ada dalam agenda.

“Kami berharap dapat memperoleh di masa depan apa yang disebut jet tempur Su-35 generasi keempat,” tambahnya.

Pada tahun 2007, kedua negara menandatangani kontrak untuk pembelian sistem anti-rudal S-300 Rusia.

Tetapi Moskow menangguhkan penjualan pada tahun 2010 sesuai dengan resolusi Dewan Keamanan PBB terhadap program nuklir Iran.

Kesepakatan itu diletakkan di atas meja sekali lagi pada tahun 2015, tak lama sebelum penandatanganan perjanjian nuklir Iran dengan kekuatan dunia.

Baca juga: China Buat Pesawat Siluman Terbaru, Pesaing Chengdu J-20, Lockheed Martin F-22 dan Sukhoi Su-57

Kementerian pertahanan Iran kemudian mengkonfirmasi pada Mei 2016 bahwa republik Islam itu “memiliki sistem S-300 yang strategis.”

Pada 9 Agustus 2022, Rusia meluncurkan satelit Iran ke orbit.

Media AS memperingatkan Moskow dapat menggunakannya untuk meningkatkan pengawasan terhadap target militer di Ukraina, laporan yang dibantah Iran.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved